Iseng Teror Bom di Hari Pertama MPLS, Warga Jagakarsa Ditangkap Polisi

PENJURU.ID | Jakarta Selatan — Hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (13/7), berubah menjadi kepanikan setelah pihak sekolah menerima ancaman teror bom.

Pesan ancaman tersebut dikirim pelaku melalui aplikasi WhatsApp ke nomor ponsel guru dan staf Tata Usaha pada pukul 06.28 WIB, mengklaim bahwa bom telah dipasang di 11 titik dan akan meledak dalam hitungan menit.

Pihak sekolah yang baru membaca pesan tersebut usai upacara bendera pukul 07.30 WIB, langsung mengevakuasi dan memulangkan seluruh siswa demi keselamatan. Tim Gegana Brimob Polda Metro Jaya bersama Densus 88 Antiteror segera diterjunkan untuk menyisir seluruh area sekolah.

Setelah sterilisasi selama empat jam, polisi menyatakan area sekolah aman dan tidak menemukan adanya benda mencurigakan.
Tidak butuh waktu lama, polisi berhasil menangkap pelaku berinisial MY (34) di dekat lokasi kejadian. Pelaku merupakan warga setempat yang tinggal di sekitar lingkungan sekolah.

Berdasarkan pemeriksaan awal oleh Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Dr. Iman Imanuddin, S.H., S.I.K., M.H. . mengaku aksi teror tersebut hanyalah keisengan belaka tanpa ada motif ideologi atau politik. Meski mengaku iseng, (MY) kini ditahan di Mapolres Metro Jakarta Selatan dan terancam hukuman pidana 1 hingga 15 tahun penjara karena memicu kepanikan publik

adella-

Pos terkait