PENJURU.ID https://www.penjuru.id/ Informasi Akurat Dari Segala Penjuru Wed, 19 Aug 2026 17:11:44 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0.4 https://www.penjuru.id/wp-content/uploads/2020/04/cropped-logo-penjuru-60x60.png PENJURU.ID https://www.penjuru.id/ 32 32 Kisruh Bansos di Sukatani: Warga Tak Terima Uang tapi Wajib Kembalikan ke Negara https://www.penjuru.id/kisruh-bansos-di-sukatani-warga-tak-terima-uang-tapi-wajib-kembalikan-ke-negara/ https://www.penjuru.id/kisruh-bansos-di-sukatani-warga-tak-terima-uang-tapi-wajib-kembalikan-ke-negara/#respond Wed, 19 Aug 2026 17:05:39 +0000 https://www.penjuru.id/?p=105751 PENJURU.ID I KABUPATEN BEKASI – Penyaluran Bantuan Sosial Kesejahteraan Masyarakat (Bansos Kesra) dari Kementerian Sosial

The post Kisruh Bansos di Sukatani: Warga Tak Terima Uang tapi Wajib Kembalikan ke Negara appeared first on PENJURU.ID.

]]>

PENJURU.ID I KABUPATEN BEKASI – Penyaluran Bantuan Sosial Kesejahteraan Masyarakat (Bansos Kesra) dari Kementerian Sosial di Desa Sukadarma, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, memicu kisruh.

Pemicunya, bantuan atas nama Widie Intan Wulandari, warga Kampung Gandu RT 002/RW 005, tercatat telah cair. Padahal, Widie berstatus sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Dinas Kominfosantik Kabupaten Bekasi dan pihak keluarga menegaskan tidak pernah menerima dana tersebut.

Anehnya, akibat status kepegawaiannya yang tidak memenuhi syarat menerima bansos, Widie kini justru diminta untuk mengembalikan uang tersebut ke kas negara.

PT Pos dan Perangkat Desa Saling Tuding

Heru, perwakilan keluarga korban, menyayangkan sikap PT Pos Indonesia Unit Sukatani selaku penyalur, Kaur Kesra Desa Sukadarma, dan Pendamping Sosial Masyarakat (PSM) Desa Sukadarma yang terkesan saling lempar tanggung jawab.

Menurut Heru, penelusuran kasus ini seharusnya sangat mudah. Sebab, data penerima, KTP, KK, hingga foto saat pencairan semuanya terdokumentasi di aplikasi Kemensos.

“Harusnya sangat mudah dan tidak usah bertele-tele. Buka saja aplikasi penerima bantuan tersebut. Lihat sudah diberikan kepada siapa, sesuaikan dengan bukti identitas serta foto orang yang menerima bantuan itu. Apakah benar adik saya atau orang lain,” ujar Heru kepada wartawan, Selasa (18/8/2026).

Heru menduga kuat ada manipulasi data sistemik sehingga anggaran bansos bisa cair ke rekening atau tangan yang salah.

“Kalau tidak ada manipulasi data, tidak mungkin anggaran bisa berhasil cair ke orang yang tidak sesuai identitasnya. Ini diduga kuat ada unsur kesengajaan agar uang bisa dicairkan untuk orang lain dengan menggunakan identitas adik saya,” tegasnya.

PT Pos Sukatani Tunggu Data Pusat

Saat dikonfirmasi terpisah, perwakilan Kantor Pos Sukatani, Deni, menyatakan bahwa pihaknya saat ini sedang meminta data riwayat pencairan kasus tersebut ke PT Pos Indonesia Pusat.

“Jika data dari pusat sudah kami terima, kami akan segera menginformasikannya kepada pihak keluarga,” ucap Deni singkat.

Keluarga Merasa Jadi Korban

Heru menegaskan kembali bahwa adiknya sama sekali tidak pernah menikmati uang bantuan tersebut. Namun karena nama Widie tercatat di sistem pencairan dan statusnya kini adalah PPPK, negara tetap menuntut pengembalian dana.

“Pada akhirnya adik saya yang jadi korban. Dia dan keluarga tidak pernah menerima bantuan itu, tapi sekarang malah harus mengembalikan uangnya ke kas negara,” imbuhnya kecewa.

Camat: Laporkan ke APH Jika Tak Selesai

Menanggapi kisruh ini, Camat Sukatani, Agus Dahlan, menyatakan akan segera melakukan klarifikasi langsung ke Pemerintah Desa Sukadarma. Ia juga menegaskan telah memberi peringatan keras agar kejadian serupa tidak terulang.

“Kami hanya memiliki wewenang sebatas pengawasan dan pembinaan,” kata Agus.

Namun, Agus menambahkan, jika pihak-pihak terkait tetap tidak kooperatif dan persoalan ini berlarut-larut, ia mempersilakan masyarakat untuk menempuh jalur hukum.”Kalau sudah diingatkan dan ditegur masih tetap begitu saja, silakan laporkan saja ke Aparat Penegak Hukum (APH),” ujarnya tegas.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari Kaur Kesra maupun PSM Desa Sukadarma mengenai siapa oknum sebenarnya yang mencairkan dana Bansos Kesra atas nama Widie Intan Wulandari. Kasus ini menambah panjang daftar karut-marut penyaluran bansos salah sasaran di Kabupaten Bekasi.


The post Kisruh Bansos di Sukatani: Warga Tak Terima Uang tapi Wajib Kembalikan ke Negara appeared first on PENJURU.ID.

]]>
https://www.penjuru.id/kisruh-bansos-di-sukatani-warga-tak-terima-uang-tapi-wajib-kembalikan-ke-negara/feed/ 0
Usai Diperiksa Penyidik, Kuasa Hukum Guru Dugaan Pengeroyokan Desak Kapolres Jeneponto Amankan Terlapor https://www.penjuru.id/usai-diperiksa-penyidik-kuasa-hukum-guru-dugaan-pengeroyokan-desak-kapolres-jeneponto-amankan-terlapor/ https://www.penjuru.id/usai-diperiksa-penyidik-kuasa-hukum-guru-dugaan-pengeroyokan-desak-kapolres-jeneponto-amankan-terlapor/#respond Wed, 19 Aug 2026 15:13:11 +0000 https://www.penjuru.id/?p=105753 PENJURU. ID | JENEPONTO – Kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang guru UPT SDN 14 Tamalatea,

The post Usai Diperiksa Penyidik, Kuasa Hukum Guru Dugaan Pengeroyokan Desak Kapolres Jeneponto Amankan Terlapor appeared first on PENJURU.ID.

]]>
PENJURU. ID | JENEPONTO – Kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang guru UPT SDN 14 Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Hj Nursiah, S.Pd., kembali bergulir. Setelah memberikan keterangan kepada penyidik, korban melalui kuasa hukumnya meminta aparat kepolisian segera mengambil langkah tegas terhadap pihak yang dilaporkan.

Kuasa hukum Hj Nursiah mengatakan, kliennya telah diperiksa dan memberikan keterangan sebagai korban terkait dugaan penganiayaan atau pengeroyokan yang terjadi di lingkungan sekolah.

“Hari ini telah diambil keterangan sebagai korban dari penganiayaan ataupun pengeroyokan yang dilakukan oleh orang tua siswa. Untuk tindak selanjutnya kami percayakan kepada penyidik agar cepat ditindaklanjuti,” ujar kuasa hukum korban.

Menurutnya, persoalan tersebut tidak hanya menyangkut proses hukum, tetapi juga kondisi psikologis korban yang disebut masih merasa terancam dalam menjalankan aktivitasnya sebagai seorang pendidik.

“Karena sampai hari ini klien kami hampir setiap hari mengalami ancaman dan merasa gelisah setiap hari dalam melakukan aktivitasnya sebagai seorang pendidik atau seorang guru,” katanya, Rabu (19/08/2026) Sekitar pukul 15.00 Wita.

Atas kondisi tersebut, kuasa hukum meminta Kapolres Jeneponto memberikan perhatian serius dan segera mengamankan pihak yang dilaporkan.

“Saya sebagai kuasa hukum dari korban meminta kepada Kapolres Jeneponto untuk mengamankan pelaku yang melakukan tindakan pengeroyokan terhadap seorang pendidik atau seorang guru, demi tercapainya sebuah keadilan,” tegasnya.

Sementara itu, Hj Nursiah mengaku masih mengalami trauma setelah insiden yang dialaminya. Ia juga menyebut dirinya merasa tidak aman apabila pihak yang dilaporkan belum diamankan.

“Saya Ibu Haji Nursia, S.Pd., guru UPT 14 Tamalatea, yang menjadi korban pengeroyokan terhadap tiga orang tua siswa,” ujar Nursiah.

Ia berharap proses hukum atas laporan tersebut segera ditindaklanjuti oleh kepolisian.

“Saya sekarang berharap kepada Kapolres Jeneponto untuk menindaklanjuti proses pengeroyokan itu. Saya sekarang mengalami trauma dan merasa tidak aman apabila ketiga pelaku pengeroyokan itu tidak diamankan secepatnya,” tegasnya.

Sebelumnya, kasus ini mencuat setelah video insiden antara guru dan orang tua siswa di UPT SDN 14 Tamalatea beredar di media sosial. Masing-masing pihak juga telah menyampaikan versinya terkait rangkaian peristiwa tersebut, sehingga penanganan perkara kini menjadi ranah aparat penegak hukum.

Pihak korban menegaskan akan menyerahkan proses pembuktian kepada penyidik dan berharap seluruh pihak yang terlibat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami meminta Kapolres Jeneponto mengatensi apa yang dialami klien kami dan pelaku diamankan secepatnya. Karena hingga saat ini klien kami setiap hari mendapatkan ancaman,” tutup kuasa hukum korban.

The post Usai Diperiksa Penyidik, Kuasa Hukum Guru Dugaan Pengeroyokan Desak Kapolres Jeneponto Amankan Terlapor appeared first on PENJURU.ID.

]]>
https://www.penjuru.id/usai-diperiksa-penyidik-kuasa-hukum-guru-dugaan-pengeroyokan-desak-kapolres-jeneponto-amankan-terlapor/feed/ 0
Babinsa Pebayuran Kawal Distribusi Air Bersih di Karangharja https://www.penjuru.id/babinsa-pebayuran-kawal-distribusi-air-bersih-di-karangharja/ https://www.penjuru.id/babinsa-pebayuran-kawal-distribusi-air-bersih-di-karangharja/#respond Wed, 19 Aug 2026 13:42:16 +0000 https://www.penjuru.id/?p=105747 PENJURU.ID I KABUPATEN BEKASI — Dampak kekeringan yang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Bekasi mendorong penyaluran

The post Babinsa Pebayuran Kawal Distribusi Air Bersih di Karangharja appeared first on PENJURU.ID.

]]>
PENJURU.ID I KABUPATEN BEKASI — Dampak kekeringan yang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Bekasi mendorong penyaluran bantuan air bersih kepada masyarakat. Di Desa Karangharja, Kecamatan Pebayuran, Babinsa Koramil 11/Pebayuran Koptu Solehudin turun langsung mendampingi proses pendistribusian air tersebut pada Rabu (19/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB ini dipusatkan di beberapa titik Desa Karangharja. Salah satunya di Kampung Tambun RT 012/RW 04, dengan melibatkan perangkat desa dan warga setempat.

Pasokan air bersih yang bersumber dari PDAM Perumda Tirta Bhagasasi ini disalurkan melalui enam titik toren penampungan. Secara keseluruhan, bantuan menyasar 2.555 jiwa warga terdampak dengan rincian sebagai berikut:

– Toren 1 (RT 03/RW 01): 193 jiwa
– Toren 2 (RT 04/RW 02): 654 jiwa
– Toren 3 (RT 06/RW 03): 742 jiwa
– Toren 4 (RT 12/RW 04): 211 jiwa
– Toren 5 (RT 14/RW 05): 402 jiwa
– Toren 6 (RT 16/RW 06): 353 jiwa

Koptu Solehudin memastikan seluruh proses pembagian berjalan dengan tertib agar bantuan tepat sasaran dan langsung diterima masyarakat yang membutuhkan.

“Pendampingan ini adalah wujud kepedulian aparat kewilayahan untuk membantu masyarakat menghadapi dampak kemarau, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar air bersih,” ujarnya.

Sejumlah pihak turut hadir mengawal distribusi ini, antara lain Koordinator PU Ngatiran, Kepala Dusun 4 Akma, Ketua RT 012 Wawan, serta petugas teknis lapangan. Dengan adanya bantuan ini, kebutuhan air bersih warga Karangharja diharapkan dapat terpenuhi selama musim kekeringan melanda.

The post Babinsa Pebayuran Kawal Distribusi Air Bersih di Karangharja appeared first on PENJURU.ID.

]]>
https://www.penjuru.id/babinsa-pebayuran-kawal-distribusi-air-bersih-di-karangharja/feed/ 0
Usai Dikeluhkan Warga, GAPEMBI Turun Cek SPPG Jalan Mastrip Kota Probolinggo https://www.penjuru.id/usai-dikeluhkan-warga-gapembi-turun-cek-sppg-jalan-mastrip-kota-probolinggo/ https://www.penjuru.id/usai-dikeluhkan-warga-gapembi-turun-cek-sppg-jalan-mastrip-kota-probolinggo/#respond Wed, 19 Aug 2026 13:23:18 +0000 https://www.penjuru.id/?p=105741 PENJURU.ID | PROBOLINGGO – Keluhan warga terkait aktivitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jalan

The post Usai Dikeluhkan Warga, GAPEMBI Turun Cek SPPG Jalan Mastrip Kota Probolinggo appeared first on PENJURU.ID.

]]>
PENJURU.ID | PROBOLINGGO – Keluhan warga terkait aktivitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jalan Mastrip, Gang Ukiran, Kelurahan Kedopok, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, mendapat perhatian dari Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (GAPEMBI).

Pengurus GAPEMBI Kota Probolinggo mendatangi lokasi pada Rabu (19/8/2026). Kedatangan mereka untuk melihat secara langsung kondisi lingkungan sekitar SPPG sekaligus mendengar masukan dari masyarakat yang tinggal di sekitar dapur.

Sejumlah petinggi GAPEMBI ikut turun ke lokasi. Mereka di antaranya Dewan Pakar GAPEMBI Kota Probolinggo Louis Hariona, Ketua GAPEMBI Nur Fathur, dan Ketua Bidang Hukum GAPEMBI Novan Agus Priyanto.

Pengecekan tersebut dilakukan menyusul pemberitaan mengenai keluhan warga yang menyoroti bau kurang sedap, aktivitas dapur pada malam hari, hingga suara bising yang ditimbulkan ketika proses operasional berlangsung.

Dewan Pakar GAPEMBI Kota Probolinggo Louis Hariona mengatakan, pihaknya tidak memiliki kepentingan untuk membela SPPG apabila dalam pelaksanaannya ditemukan kesalahan.

Ia menegaskan, fungsi dewan pakar salah satunya memastikan setiap dapur yang terlibat dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat menjalankan kegiatan sesuai ketentuan.

“Kalau ada dapur yang salah, saya sendiri yang akan mengkritik. Target kami bagaimana semua yang dianggap salah itu bisa diperbaiki,” kata Louis.

Dari hasil pemantauan sementara, GAPEMBI mencatat terdapat tiga SPPG di wilayah Kota Probolinggo yang dinilai masih membutuhkan sejumlah perbaikan.

Meski demikian, Louis menyebut kekurangan tersebut belum tergolong pelanggaran terhadap persyaratan wajib Badan Gizi Nasional (BGN).

“Untuk sementara ada tiga SPPG yang perlu melakukan pembenahan. Namun, kekurangannya masih bisa ditoleransi karena tidak masuk kategori pelanggaran persyaratan wajib BGN. Artinya masih aman,” jelasnya.

Ketua GAPEMBI Kota Probolinggo Nur Fathur menambahkan, organisasi yang dipimpinnya merupakan wadah bagi pelaku usaha, pemilik dapur, serta penyedia rantai pasok yang bergerak dalam pelaksanaan Program MBG.

GAPEMBI, lanjut dia, juga menjadi penghubung antara pelaku usaha lokal dan UMKM dengan BGN serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

“Kami dari GAPEMBI Kota Probolinggo tentunya akan mengambil sikap dengan melakukan perbaikan. Terima kasih atas saran dan kritik yang disampaikan. Ini akan menjadi bahan bagi kami untuk berbenah,” ujarnya.

Sebelumnya, warga yang tinggal di sekitar SPPG Jalan Mastrip mengaku terganggu dengan sejumlah aktivitas dapur yang telah beroperasi selama beberapa bulan.

Salah satu persoalan yang menjadi sorotan adalah dugaan belum optimalnya sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Warga mengaku terkadang mencium bau kurang sedap ketika dapur mulai beraktivitas.

Selain itu, aktivitas SPPG pada malam hari juga disebut menimbulkan suara yang cukup ramai sehingga mengganggu waktu istirahat warga.

Namun, Hasan, warga yang rumahnya berdekatan dengan dapur SPPG, mengatakan gangguan yang dirasakan terutama terjadi saat proses pencucian ompreng.

“Hanya agak ramai saat proses pencucian ompreng oleh pegawainya,” katanya.

Warga juga sempat menyoroti persoalan parkir kendaraan karyawan SPPG yang berada di tepi jalan. Kekhawatiran tersebut berkaitan dengan kondisi lingkungan yang relatif sepi serta potensi pencurian kendaraan bermotor.

GAPEMBI memastikan berbagai masukan tersebut akan menjadi bahan evaluasi. Komunikasi dengan pengelola SPPG akan dilakukan agar persoalan yang dikeluhkan warga dapat segera ditangani.

Dengan demikian, operasional program MBG diharapkan tetap berjalan dengan baik tanpa mengabaikan kenyamanan masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi dapur SPPG.

(Prasojo)

The post Usai Dikeluhkan Warga, GAPEMBI Turun Cek SPPG Jalan Mastrip Kota Probolinggo appeared first on PENJURU.ID.

]]>
https://www.penjuru.id/usai-dikeluhkan-warga-gapembi-turun-cek-sppg-jalan-mastrip-kota-probolinggo/feed/ 0
Bongkar Dugaan Penyidikan “Tutup Mata” Kasus Eyang UUN di Polda Banten, UUN Minta Perkara diambil alih Mabes Polri, FERADI WPI-Subur Jaya Lawfirm dampingi UUN https://www.penjuru.id/bongkar-dugaan-penyidikan-tutup-mata-kasus-eyang-uun-di-polda-banten-uun-minta-perkara-diambil-alih-mabes-polri-feradi-wpi-subur-jaya-lawfirm-dampingi-uun/ https://www.penjuru.id/bongkar-dugaan-penyidikan-tutup-mata-kasus-eyang-uun-di-polda-banten-uun-minta-perkara-diambil-alih-mabes-polri-feradi-wpi-subur-jaya-lawfirm-dampingi-uun/#respond Wed, 19 Aug 2026 13:22:36 +0000 https://www.penjuru.id/?p=105740 Banten – Rabu 19 Agustus 2026 “Saya kecewa dengan penanganan perkara saya di Polda Banten.

The post Bongkar Dugaan Penyidikan “Tutup Mata” Kasus Eyang UUN di Polda Banten, UUN Minta Perkara diambil alih Mabes Polri, FERADI WPI-Subur Jaya Lawfirm dampingi UUN appeared first on PENJURU.ID.

]]>
Banten – Rabu 19 Agustus 2026 “Saya kecewa dengan penanganan perkara saya di Polda Banten. Saya ingin perkara saya diambil alih Mabes Polri dan langsung disupervisi Kabareskrim dan Kapolri”, Ujar UUN / Fam Fuk Tjhong.

Ketua Umum FERADI WPI sekaligus Pimpinan Firma Hukum Subur Jaya dan Rekan, Advokat Senior Bapak Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom., C.Md., C.PFW., C.MDF., C.JKJ.,N C.FTAX. telah hadir di Jakarta atas permintaan Eyang UUN / Fam Fuk Tjhong. Kehadirannya bertujuan untuk mempersiapkan berkas dan berkoordinasi dengan tim advokasi terkait rencana pengaduan kasus dugaan penculikan dan pengeroyokan terhadap aktivis Fam Fuk Tjhong alias Eyang Uun kepada Kapolri dan Kabareskrim.

Wakil Ketua Umum DPP FERADI WPI yang juga Ketua Tim Advokasi, Revan Pratama Wijaya SH, C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX. menyatakan bahwa agenda kunjungan ke Mabes Polri yang semula dijadwalkan pada 24 Agustus 2026 akan dimajukan dalam beberapa hari ke depan. “Karena Ketum kami sudah hadir di Jakarta, maka kami akan mempercepat proses ini bersama klien kami,” ujar Revan.

Tim advokasi menegaskan bahwa Eyang Uun merupakan korban dari dugaan tindak pidana berlapis, meliputi pengeroyokan, penculikan, dan pencurian dengan kekerasan. Ketua DPD FERADI WPI Banten, Cecilia Natasya Tionardi, S.H., S.E., M.H., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX. menjelaskan alasan mendesaknya penanganan oleh Mabes Polri. Menurutnya, penyidikan di Polda Banten dinilai lambat dan tidak transparan setelah satu bulan berjalan.

“Hanya empat tersangka yang ditetapkan padahal pelaku diduga lebih dari 30 orang. Kendaraan pelaku tidak disita, TKP belum dilakukan police line, dan dalang belum tersentuh hukum. Oleh karena itu, kami meminta supervisi langsung dari Kapolri dan Kabareskrim,” jelas Cecilia.

Selain mengadu ke Mabes Polri, tim juga berencana mendampingi Eyang UUN untuk melaporkan dugaan kelalaian penyidik ke Divisi Propam Mabes Polri serta mengadu ke Kompolnas. Hal ini disampaikan oleh Harriani Bianca Daryana, S.H., C.PL., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX. Ketua DPD FERADI WPI Jakarta sekaligus tim Advokasi Uun.

Donny Andretti mengapresiasi peran media yang telah mengawal kasus ini secara faktual sehingga masyarakat dapat turut memantau proses penegakan hukum.

Catatan Redaksi: Sebagai media yang netral, kami membuka ruang hak jawab bagi semua pihak yang berkepentingan dengan pemberitaan ini sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

The post Bongkar Dugaan Penyidikan “Tutup Mata” Kasus Eyang UUN di Polda Banten, UUN Minta Perkara diambil alih Mabes Polri, FERADI WPI-Subur Jaya Lawfirm dampingi UUN appeared first on PENJURU.ID.

]]>
https://www.penjuru.id/bongkar-dugaan-penyidikan-tutup-mata-kasus-eyang-uun-di-polda-banten-uun-minta-perkara-diambil-alih-mabes-polri-feradi-wpi-subur-jaya-lawfirm-dampingi-uun/feed/ 0
Ketum FERADI WPI ucapkan selamat kepada Hj. Ari Kristiyani, S.M., S.H., (Ketua PBH Area Feradi Wpi) atas raih gelar Sarjana Hukum Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (UNSURYA) https://www.penjuru.id/ketum-feradi-wpi-ucapkan-selamat-kepada-hj-ari-kristiyani-s-m-s-h-ketua-pbh-area-feradi-wpi-atas-raih-gelar-sarjana-hukum-universitas-dirgantara-marsekal-suryadarma-unsurya/ https://www.penjuru.id/ketum-feradi-wpi-ucapkan-selamat-kepada-hj-ari-kristiyani-s-m-s-h-ketua-pbh-area-feradi-wpi-atas-raih-gelar-sarjana-hukum-universitas-dirgantara-marsekal-suryadarma-unsurya/#respond Wed, 19 Aug 2026 12:39:54 +0000 https://www.penjuru.id/?p=105736 Penjuru.id – Ketua Umum FERADI WPI, Adv. Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom., C.Md., C.PFW., C.MDF.,

The post Ketum FERADI WPI ucapkan selamat kepada Hj. Ari Kristiyani, S.M., S.H., (Ketua PBH Area Feradi Wpi) atas raih gelar Sarjana Hukum Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (UNSURYA) appeared first on PENJURU.ID.

]]>
Penjuru.id – Ketua Umum FERADI WPI, Adv. Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom., C.Md., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX., menyampaikan ucapan selamat kepada Hj. Ari Kristiyani, S.M., S.H., (Ketua PBH Area Setiabudi 21 Feradi Wpi), yang lulus berhak menyandang gelar Sarjana Hukum (S.H.).

Donny Andretti menyampaikan bahwa pencapaian akademik tersebut merupakan prestasi yang membanggakan, tidak hanya bagi Hj. Ari Kristiyani, S.M., S.H., (Ketua PBH Area Setiabudi 21 Feradi Wpi) secara pribadi, tetapi juga bagi keluarga besar FERADI WPI sebagai organisasi tempat yang bersangkutan bernaung.

“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi saya pribadi dan bagi seluruh keluarga besar FERADI WPI. Saya mengucapkan selamat atas keberhasilan Hj. Ari Kristiyani, S.M., S.H., (Ketua PBH Area Setiabudi 21 Feradi Wpi) meraih gelar Sarjana Hukum. Semoga ilmu yang diperoleh dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjadi bekal dalam menjalankan profesi di bidang hukum,” ujar Donny dalam keterangannya, Rabu (19/8/2026).

Pada kesempatan tersebut, Donny juga menyampaikan harapannya agar seluruh anggota dan pengurus organisasi yang dipimpinnya terus meningkatkan kapasitas diri melalui pendidikan, baik formal maupun nonformal. Menurutnya, pengembangan kompetensi menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang hukum dan pelayanan kepada masyarakat.

Ia mendorong seluruh anggota dan pengurus FERADI WPI, FERADI Mediatore, FERADI Tax Consultant, FERADI Officium Nobile, Perkumpulan Masyarakat Bertato Indonesia (PMBI), Asosiasi Ikatan Wartawan Jagat Raya Indonesia (KAWAN JARI), PT Kawan Jari Grup, serta wartawan KawanJariNews.com untuk memanfaatkan setiap kesempatan melanjutkan pendidikan maupun mengikuti pelatihan yang dapat menambah wawasan dan keahlian.

“Doa saya, semoga seluruh anggota FERADI WPI menjadi lebih sukses daripada saya. Jika ada kesempatan untuk melanjutkan pendidikan atau mengikuti pelatihan, manfaatkanlah sebaik mungkin. Ilmu yang diperoleh hendaknya digunakan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Donny.

Sementara itu, Brigitta Ira LinggaHj. Ari Kristiyani, S.M., S.H., (Ketua PBH Area Setiabudi 21 Feradi Wpi) menyampaikan rasa syukur atas keberhasilannya menyelesaikan pendidikan Sarjana Hukum. Ia menegaskan komitmennya untuk mengabdikan ilmu yang dimiliki dalam memberikan bantuan hukum kepada masyarakat.

“Saya siap menjadi advokat melalui organisasi yang saya cintai, FERADI WPI, dan siap membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum secara pro bono. Saya juga telah menjalani magang selama dua tahun di Firma Hukum Subur Jaya dan Rekan milik Bapak Ketua Umum Donny Andretti, serta telah menyelesaikan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) dan lulus Ujian Profesi Advokat (UPA) yang diselenggarakan FERADI WPI. Terima kasih kepada Bapak Ketua Umum Donny Andretti yang selama ini dengan sabar membimbing saya di dunia hukum,” ujar Ari.

Keberhasilan BrigittaHj. Ari Kristiyani, S.M., S.H., (Ketua PBH Area Setiabudi 21 Feradi Wpi) meraih gelar Sarjana Hukum sekaligus melengkapi tahapan pengembangan kompetensinya setelah mengikuti pendidikan profesi dan menjalani masa magang di bidang advokat. Langkah tersebut dinilai menjadi bekal penting dalam menjalankan profesi hukum secara profesional, berintegritas, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

FERADI WPI menyatakan akan terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan organisasinya melalui pendidikan, pelatihan, dan pengembangan kompetensi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat.

Catatan Redaksi: Sebagai media yang netral, kami membuka ruang hak jawab bagi semua pihak yang berkepentingan dengan pemberitaan ini sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

The post Ketum FERADI WPI ucapkan selamat kepada Hj. Ari Kristiyani, S.M., S.H., (Ketua PBH Area Feradi Wpi) atas raih gelar Sarjana Hukum Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (UNSURYA) appeared first on PENJURU.ID.

]]>
https://www.penjuru.id/ketum-feradi-wpi-ucapkan-selamat-kepada-hj-ari-kristiyani-s-m-s-h-ketua-pbh-area-feradi-wpi-atas-raih-gelar-sarjana-hukum-universitas-dirgantara-marsekal-suryadarma-unsurya/feed/ 0
Gerak Jalan Pelajar Meriahkan HUT ke-81 RI, Pemkot Probolinggo Tekankan Disiplin dan Kekompakan Generasi Muda https://www.penjuru.id/gerak-jalan-pelajar-meriahkan-hut-ke-81-ri-pemkot-probolinggo-tekankan-disiplin-dan-kekompakan-generasi-muda/ https://www.penjuru.id/gerak-jalan-pelajar-meriahkan-hut-ke-81-ri-pemkot-probolinggo-tekankan-disiplin-dan-kekompakan-generasi-muda/#respond Wed, 19 Aug 2026 11:48:24 +0000 https://www.penjuru.id/?p=105733 PENJURU.ID | PROBOLINGGO – Ribuan pelajar dari berbagai sekolah di Kota Probolinggo memenuhi sejumlah ruas

The post Gerak Jalan Pelajar Meriahkan HUT ke-81 RI, Pemkot Probolinggo Tekankan Disiplin dan Kekompakan Generasi Muda appeared first on PENJURU.ID.

]]>
PENJURU.ID | PROBOLINGGO – Ribuan pelajar dari berbagai sekolah di Kota Probolinggo memenuhi sejumlah ruas jalan utama dalam gelaran Lomba Gerak Jalan Pelajar, Rabu (19/8) pagi. Ajang yang digelar Pemerintah Kota Probolinggo melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sebanyak 280 regu ambil bagian dalam kegiatan yang mempertemukan pelajar tingkat SD/MI hingga SMP/MTs, baik negeri maupun swasta. Sejak pagi, suasana di sekitar lokasi pemberangkatan dipadati peserta yang tampil dengan seragam dan atribut masing-masing sekolah.

Kegiatan dimulai dari depan Kantor Wali Kota Probolinggo di Jalan Panglima Sudirman. Dari titik tersebut, para peserta menempuh rute yang telah ditentukan panitia sebelum mencapai garis akhir di kawasan eks Gedung Bioskop Regina, Jalan dr. Sutomo.

Komposisi peserta didominasi pelajar jenjang SD/MI. Tercatat terdapat 107 regu putra dan 107 regu putri yang mengikuti perlombaan. Sementara dari tingkat SMP/MTs, masing-masing terdapat 33 regu putra dan 33 regu putri.

Pelepasan peserta dilakukan langsung oleh Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin. Turut hadir Sekretaris Daerah Budiono Wirawan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Aries Santoso serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Probolinggo.

Regu bernomor urut 01 dari SDK Mater Dei menjadi peserta pertama yang meninggalkan garis start. Setelah itu, regu-regu lainnya diberangkatkan secara bergantian sesuai nomor urut yang telah ditetapkan.

Kemeriahan lomba tidak hanya terlihat dari antusiasme peserta. Sepanjang jalur yang dilewati, masyarakat turut menyaksikan penampilan para pelajar yang berusaha mempertahankan barisan, ritme langkah dan kekompakan hingga mencapai garis finis.

Bagi Pemkot Probolinggo, kegiatan tersebut tidak ditempatkan semata-mata sebagai perlombaan untuk memperebutkan hasil terbaik. Gerak jalan juga dipandang sebagai media pembelajaran di luar kelas yang dapat memberikan pengalaman langsung kepada siswa mengenai arti kedisiplinan dan kerja sama.

Kepala Disdikbud Kota Probolinggo Setiorini Sayekti mengatakan, kegiatan ini dirancang untuk memberikan ruang kepada peserta didik dalam mengembangkan potensi sekaligus membangun karakter positif.

Menurutnya, nilai-nilai yang ditanamkan melalui kegiatan gerak jalan meliputi kedisiplinan, kekompakan, kebersamaan dan patriotisme. Semangat tersebut diharapkan dapat tumbuh melalui aktivitas yang melibatkan siswa secara langsung.

Selain itu, lomba tersebut menjadi wadah aktualisasi diri bagi pelajar. Mereka tidak hanya dituntut mampu berjalan dalam satu barisan, tetapi juga harus menunjukkan kemampuan menjaga kekompakan kelompok dan mengikuti aturan perlombaan.

Aspek teknis peserta menjadi bagian penting dalam menentukan hasil perlombaan. Panitia menggunakan sejumlah indikator penilaian yang telah ditetapkan untuk memastikan proses kompetisi berlangsung secara terukur dan objektif.

Peraturan Baris-Berbaris (PBB) serta keharmonisan langkah menjadi komponen dengan bobot terbesar, yakni 50 persen. Kemudian keutuhan dan ketahanan regu memperoleh bobot 30 persen.

Sementara ketepatan waktu yang berkaitan dengan speed atau pacing memiliki bobot 10 persen. Sepuluh persen lainnya diberikan untuk aspek sikap, kostum dan kesopanan peserta selama mengikuti perlombaan.

Panitia juga memberikan perhatian terhadap ketertiban peserta sepanjang rute. Pelanggaran tertentu dapat berpengaruh terhadap perolehan nilai, termasuk apabila terdapat anggota regu yang gugur atau pingsan sehingga memengaruhi aspek keutuhan kelompok.

Peserta juga dilarang melakukan tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum. Pengaturan konsumsi selama perjalanan turut menjadi perhatian, dengan peserta diarahkan mengonsumsi minuman yang disediakan tim medis atau sekolah pada lokasi yang tertib.

Aturan perlombaan diberlakukan secara tegas untuk menjaga sportivitas. Peserta yang menggunakan anggota dari luar sekolah yang terdaftar atau joki dapat dikenai sanksi diskualifikasi.

Begitu pula dengan upaya mengambil jalan pintas, memotong rute perlombaan atau menggunakan kendaraan selama perjalanan. Tindakan provokatif maupun perilaku tidak sopan terhadap juri, panitia dan peserta lain juga termasuk pelanggaran berat yang dapat berujung pada diskualifikasi.

Dari sisi pengamanan, pelaksanaan lomba melibatkan sejumlah instansi terkait. Polres Probolinggo Kota, Kodim 0820 Probolinggo, Dinas Perhubungan, Satpol PP hingga tim medis dari Dinas Kesehatan turut dilibatkan guna mendukung kelancaran kegiatan.

Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin menilai kegiatan gerak jalan memiliki nilai lebih dari sekadar kompetisi antarsekolah. Menurutnya, aktivitas tersebut dapat menjadi sarana membangun sportivitas, kedisiplinan dan kekompakan di kalangan pelajar.

Ia berharap pengalaman yang diperoleh siswa dalam kegiatan tersebut dapat menjadi bagian dari proses pembentukan karakter. Para pelajar dinilai perlu dibekali kemampuan bekerja sama dan menjaga persatuan sebagai generasi yang kelak menerima estafet kepemimpinan.

Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, lanjut Aminuddin, juga menjadi kesempatan untuk memperkuat pembangunan sumber daya manusia. Pelajar sebagai generasi penerus bangsa perlu diberikan ruang untuk terlibat dalam aktivitas yang sehat, positif dan membangun rasa percaya diri.

Partisipasi dalam kegiatan seperti gerak jalan diharapkan tidak berhenti pada kemeriahan perayaan kemerdekaan. Lebih jauh, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menumbuhkan generasi muda Kota Probolinggo yang tangguh, disiplin, berkarakter serta memiliki semangat kebangsaan dan persatuan.

Dengan semangat tersebut, Lomba Gerak Jalan Pelajar menjadi salah satu bentuk perayaan kemerdekaan yang memadukan unsur olahraga, pendidikan karakter dan kebersamaan. Kegiatan itu sekaligus memperlihatkan antusiasme pelajar dalam mengisi momentum kemerdekaan melalui kegiatan yang positif.

(Prasojo)

The post Gerak Jalan Pelajar Meriahkan HUT ke-81 RI, Pemkot Probolinggo Tekankan Disiplin dan Kekompakan Generasi Muda appeared first on PENJURU.ID.

]]>
https://www.penjuru.id/gerak-jalan-pelajar-meriahkan-hut-ke-81-ri-pemkot-probolinggo-tekankan-disiplin-dan-kekompakan-generasi-muda/feed/ 0
SDN Jrebeng Lor 3 Ikuti Lomba Gerak Jalan Pemkot Probolinggo, 34 Siswa Tampil dalam Dua Regu https://www.penjuru.id/sdn-jrebeng-lor-3-ikuti-lomba-gerak-jalan-pemkot-probolinggo-34-siswa-tampil-dalam-dua-regu/ https://www.penjuru.id/sdn-jrebeng-lor-3-ikuti-lomba-gerak-jalan-pemkot-probolinggo-34-siswa-tampil-dalam-dua-regu/#respond Wed, 19 Aug 2026 09:39:57 +0000 https://www.penjuru.id/?p=105730 PENJURU.ID | Probolinggo — Sekolah Dasar Negeri (SDN) Jrebeng Lor 3 mengikuti Lomba Gerak Jalan

The post SDN Jrebeng Lor 3 Ikuti Lomba Gerak Jalan Pemkot Probolinggo, 34 Siswa Tampil dalam Dua Regu appeared first on PENJURU.ID.

]]>
PENJURU.ID | Probolinggo — Sekolah Dasar Negeri (SDN) Jrebeng Lor 3 mengikuti Lomba Gerak Jalan yang diselenggarakan Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Rabu (19/08/2026) pagi.

Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang digelar Pemkot Probolinggo untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sebanyak 34 siswa SDN Jrebeng Lor 3 diterjunkan dalam perlombaan tersebut. Para peserta dibagi menjadi dua regu, yakni satu regu putra dan satu regu putri.

Sejak pagi, para siswa telah mempersiapkan diri dengan mengenakan seragam yang telah ditentukan serta mengikuti arahan dari pendamping sebelum memasuki rute perlombaan.

Kepala SDN Jrebeng Lor 3, Vilaningrum Kusumawati, S.Pd., M.Pd., mengatakan pihak sekolah memberikan dukungan penuh kepada para siswa yang mengikuti Lomba Gerak Jalan.

Menurut Vilaningrum, keikutsertaan dalam kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada hasil perlombaan, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter siswa.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan sikap disiplin, tanggung jawab, kekompakan, serta keberanian kepada anak-anak,” ujar Vilaningrum.

Ia menjelaskan, sebanyak 34 siswa yang mengikuti lomba telah dibagi menjadi dua regu sesuai dengan kategori putra dan putri.

“Peserta kami bagi menjadi dua regu, yaitu regu putra dan regu putri. Kami berharap seluruh siswa dapat mengikuti kegiatan dengan tertib dan penuh semangat,” katanya.

Vilaningrum menilai Lomba Gerak Jalan memberikan pengalaman positif bagi siswa karena mereka dapat belajar bekerja sama dalam sebuah kelompok.

Selain kekompakan, gerak jalan juga menuntut setiap peserta untuk mampu menjaga ketepatan langkah, mengikuti aba-aba, serta mempertahankan barisan selama menempuh rute yang telah ditentukan.

“Anak-anak harus belajar menjaga langkah bersama. Tidak boleh berjalan sendiri-sendiri karena kekompakan regu menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan ini,” jelasnya.

Pihak sekolah juga memberikan pengarahan kepada siswa agar tetap menjaga sikap selama mengikuti perlombaan, baik ketika berada di garis persiapan maupun saat berada di sepanjang rute.

Vilaningrum mengatakan para guru turut mendampingi dan memberikan motivasi kepada siswa agar mereka tidak mudah gugup ketika berada di hadapan masyarakat dan peserta dari sekolah lain.

“Kami terus memberikan motivasi agar anak-anak percaya diri. Mereka tidak perlu terbebani dengan hasil, yang terpenting mereka sudah berusaha memberikan penampilan terbaik,” tuturnya.

Menurutnya, keberanian tampil di ruang publik menjadi salah satu pengalaman penting bagi perkembangan siswa sekolah dasar.

Ia berharap pengalaman mengikuti Lomba Gerak Jalan dapat memberikan kesan positif dan mendorong siswa untuk lebih aktif mengikuti berbagai kegiatan sekolah maupun kegiatan yang diselenggarakan pemerintah daerah.

“Kami ingin kegiatan seperti ini menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi siswa sekaligus memberikan pembelajaran di luar kelas,” kata Vilaningrum.

Selain membangun karakter, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara siswa, guru, dan lingkungan sekolah melalui kegiatan bersama.

Para peserta dituntut mampu mengikuti instruksi pendamping serta menjaga formasi regu sejak awal hingga menyelesaikan perlombaan.

Vilaningrum mengapresiasi semangat seluruh siswa yang telah bersedia mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh antusias.

“Saya mengapresiasi semangat 34 siswa yang sudah berlatih dan bersedia menjadi bagian dari tim sekolah. Mereka telah menunjukkan keberanian dan tanggung jawab,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para guru dan pendamping yang telah membantu mempersiapkan peserta, mulai dari latihan hingga pelaksanaan lomba.

Menurut Vilaningrum, dukungan dari seluruh warga sekolah menjadi faktor penting agar siswa dapat menjalankan kegiatan dengan baik.

“Kami berterima kasih kepada seluruh guru dan pendamping yang sudah mendukung anak-anak. Semoga kerja sama ini terus terjaga dalam berbagai kegiatan berikutnya,” ungkapnya.

Ia menegaskan SDN Jrebeng Lor 3 akan terus mendukung kegiatan positif yang dapat mengembangkan potensi dan karakter peserta didik.

“Yang kami harapkan bukan hanya prestasi, tetapi juga terbentuknya anak-anak yang disiplin, percaya diri, mampu bekerja sama, dan memiliki semangat kebersamaan,” pungkas Vilaningrum.

Keikutsertaan SDN Jrebeng Lor 3 dalam Lomba Gerak Jalan tersebut diharapkan menjadi pengalaman berharga bagi 34 siswa sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dalam memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

(Prasojo)

The post SDN Jrebeng Lor 3 Ikuti Lomba Gerak Jalan Pemkot Probolinggo, 34 Siswa Tampil dalam Dua Regu appeared first on PENJURU.ID.

]]>
https://www.penjuru.id/sdn-jrebeng-lor-3-ikuti-lomba-gerak-jalan-pemkot-probolinggo-34-siswa-tampil-dalam-dua-regu/feed/ 0
TRAGIS! GEREBEK TANPA SURAT PERINTAH, NENEK JATUH DAN MENINGGAL KARENA TERKEJUT MENCEKAMNYA TINDAKAN APARAT   https://www.penjuru.id/tragis-gerebek-tanpa-surat-perintah-nenek-jatuh-dan-meninggal-karena-terkejut-mencekamnya-tindakan-aparat/ https://www.penjuru.id/tragis-gerebek-tanpa-surat-perintah-nenek-jatuh-dan-meninggal-karena-terkejut-mencekamnya-tindakan-aparat/#respond Wed, 19 Aug 2026 08:37:12 +0000 https://www.penjuru.id/?p=105727 PENJURU.ID|Negara Saka Jabung Lampung Timur – Duka mendalam menyelimuti warga Kecamatan Jabung, Kabupaten Lappung Timur!

The post TRAGIS! GEREBEK TANPA SURAT PERINTAH, NENEK JATUH DAN MENINGGAL KARENA TERKEJUT MENCEKAMNYA TINDAKAN APARAT   appeared first on PENJURU.ID.

]]>
PENJURU.ID|Negara Saka Jabung Lampung Timur – Duka mendalam menyelimuti warga Kecamatan Jabung, Kabupaten Lappung Timur! Sebuah tindakan penindakan yang seharusnya tertib dan patuh hukum berubah menjadi musibah berdarah: seorang nenek Bernama Sakdiyah meninggal dunia seketika karena terguncang hebat, menyaksikan langsung oknum polisi mendobrak dan menggerebek rumah tanpa surat perintah resmi apapun!

Tindakan Langsung Masuk oknum polisi, Lupakan Syarat Mutlak Undang-Undang Peristiwa terjadi Rabu siang, 19 Agustus 2026. Rombongan aparat datang hendak mengamankan warga yang dicurigai kasus pencurian kendaraan bermotor. Namun—tidak ada surat perintah penangkapan, tidak ada surat tugas yang diperlihatkan, tidak dijelaskan dasar hukumnya! Langsung masuk secara paksa, suasana seketika berubah mencekam, teriakan dan kegaduhan meledak di tengah rumah tangga yang tenang!

Kaget Luar Biasa, Nenek Tersayang Tumbang Tak Berdaya Di tengah kekacauan mendadak itu, nenek yang tinggal serumah dan menyaksikan segalanya dari dekat tidak kuat menahan guncangan jiwa yang hebat. Jantungnya berdebar kencang, tubuh gemetar, seketika jatuh terkulai—meski segera ditolong, nyawanya tak tertolong lagi!

Oknum Polisi “Datang tiba-tiba, langsung masuk kasar tanpa bicara aturan sedikitpun… Nenek Sakdiyah langsung kaget luar biasa, teriak sebentar lalu jatuh pingsan dan pergi selamanya,” ungkap kerabat yang masih terisak, tak menyangka ketakutan mendadak merenggut nyawa orang tua yang dihormati itu!

Yang menjadi Pertanyaan Besar: Mengapa Prosedur Sering Diabaikan? Kasus ini bukan pertama kali terdengar! Pernah tercatat di Negara batin warga diborgol, diperlakukan kasar meskipun tidak ada surat perintah yang sah! Padahal jelas sekali KUHAP mewajibkan: setiap penangkapan, pemeriksaan masuk rumah wajib diperlihatkan surat resmi, disebutkan nama, alasan, pasal yang dilanggar! Bukan mendatangi seperti penyerbu yang menebar ketakutan!

Apakah menegakkan hukum harus melupakan kemanusiaan? Apakah aman menangkap tersangka harus sampai membuat orang tua yang tidak bersalah meninggal karena syok berat?

Masyarakat Desa Negara Saka Kecamatan Jabung Lampung Timur Tuntut Penyelidikan Terbuka, Tanggung Jawab Jelas!

Sampai berita ini disebarkan, belum ada penjelasan resmi maupun permohonan maaf dari pihak Polres Lampung Timur terkait musibah yang menyedihkan ini! Warga berharap jangan hanya jawaban “sudah jalankan prosedur biasa” kembali dilontarkan tanpa bukti!

Kami minta: segera selidiki siapa yang memimpin, siapa yang bertindak melampaui wewenang! Jangan biarkan nyawa yang hilang sia-sia begitu saja! Tegakkan hukum juga terhadap aparat yang melanggar aturan sendiri!

The post TRAGIS! GEREBEK TANPA SURAT PERINTAH, NENEK JATUH DAN MENINGGAL KARENA TERKEJUT MENCEKAMNYA TINDAKAN APARAT   appeared first on PENJURU.ID.

]]>
https://www.penjuru.id/tragis-gerebek-tanpa-surat-perintah-nenek-jatuh-dan-meninggal-karena-terkejut-mencekamnya-tindakan-aparat/feed/ 0
Polsek Sumberasih Pantau Lahan Jagung Binaan, Target Panen Oktober 2026   https://www.penjuru.id/polsek-sumberasih-pantau-lahan-jagung-binaan-target-panen-oktober-2026/ https://www.penjuru.id/polsek-sumberasih-pantau-lahan-jagung-binaan-target-panen-oktober-2026/#respond Wed, 19 Aug 2026 08:10:02 +0000 https://www.penjuru.id/?p=105724 PENJURU.ID | PROBOLINGGO – Jajaran Polsek Sumberasih, Polres Probolinggo Kota kembali turun ke sawah. Kali

The post Polsek Sumberasih Pantau Lahan Jagung Binaan, Target Panen Oktober 2026   appeared first on PENJURU.ID.

]]>
PENJURU.ID | PROBOLINGGO – Jajaran Polsek Sumberasih, Polres Probolinggo Kota kembali turun ke sawah. Kali ini lokasi yang dipantau adalah lahan jagung milik warga Desa Muneng Kidul, Kecamatan Sumberasih, Rabu 19 Agustus 2026 sekitar pukul 08.00 WIB.

 

Petugas yang hadir adalah Aiptu Johnny. Ia mengecek langsung lahan seluas 0,5 hektare milik Dulamit yang sudah ditanami jagung sejak 14 Juli 2026.

 

Selain mengecek kondisi fisik tanaman, Aiptu Johnny juga mengobrol dengan pemilik lahan. Tujuannya menggali informasi soal perawatan dan kendala yang dihadapi petani di lapangan.

 

Hasilnya, pertumbuhan jagung di lahan tersebut terpantau baik. Tidak ada kendala yang dilaporkan. Perkiraan panen jatuh pada 15 Oktober 2026.

 

Kapolsek Sumberasih AKP Sugeng Apriyanto, S.H. menyebut kegiatan ini bagian dari peran Polri mendukung ketahanan pangan nasional.

 

“Polri hadir bukan hanya untuk kamtibmas. Kami juga mendampingi masyarakat, termasuk petani. Komunikasi langsung penting agar kami tahu persoalan di lapangan dan bisa bantu carikan solusi,” ujarnya.

 

Sugeng mengimbau petani terus merawat lahannya dengan optimal. Jika menemui kendala, warga bisa melapor agar segera dikoordinasikan ke pihak terkait.

 

Program pendampingan ke petani ini akan terus dilakukan Polsek Sumberasih sebagai bentuk dukungan nyata Polri terhadap program pemerintah.

 

(Prasojo)

The post Polsek Sumberasih Pantau Lahan Jagung Binaan, Target Panen Oktober 2026   appeared first on PENJURU.ID.

]]>
https://www.penjuru.id/polsek-sumberasih-pantau-lahan-jagung-binaan-target-panen-oktober-2026/feed/ 0