Kapolsek Batang Polres Jeneponto Iptu Purwanto Bakal Jadi Narasumber Webinar Nasional Pertanian Organik

PENJURU. ID | JENEPONTO – Kapolsek Batang Polres Jeneponto, Iptu Purwanto, bakal menjadi narasumber dalam webinar nasional bertajuk “Masa Depan Narasi dan Aksi Pertanian Organik di Indonesia” yang digelar pada Selasa, 7 Juli 2026, pukul 13.00 WITA. Kehadirannya sebagai pembicara dinilai sejalan dengan rekam jejaknya dalam mengembangkan pertanian organik dan kepeduliannya terhadap kelestarian lingkungan.

Bukan kali pertama Iptu Purwanto dipercaya menjadi pembicara dalam forum nasional. Sebelumnya, saat masih bertugas di Korps Brimob, ia juga menjadi pemateri pada Webinar HAKLI Provinsi Sulawesi Selatan bertema “Produktif Mengelola Sampah Rumah Tangga dengan Metode Black Soldier Fly (BSF) dalam Menyongsong New Normal” pada 2020. Dalam webinar tersebut, ia membagikan pengalaman mengolah sampah organik menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis dan ramah lingkungan.

Lahir dari keluarga petani di Purworejo pada 18 Mei, Iptu Purwanto mengaku kecintaannya terhadap dunia pertanian telah tumbuh sejak kecil. Kariernya dimulai di Brimob Polda Sulawesi Selatan dan telah membawanya bertugas di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari ujung Sumatera hingga ujung Papua.

“Saya lahir dari keluarga petani. Karena itu saya ingin mengajak masyarakat kembali mencintai pertanian organik sekaligus menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat,” ujar Iptu Purwanto.

Sejak 2016, ia aktif mengembangkan pertanian organik dengan memberikan edukasi kepada petani serta membagikan pupuk hayati secara gratis. Dedikasinya membuahkan penghargaan pada 2019 saat menerima reward dari Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis berupa kesempatan mengikuti Sekolah Inspektur Polisi atas kiprahnya di Papua membagikan pupuk hayati cair dan mengajak masyarakat lokal bertani.

Pada 2022, Iptu Purwanto kembali menerima apresiasi sebagai penerima pertama Hoegeng Awards kategori Polisi Berdedikasi pada masa Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Bersama para petani binaannya, ia menggratiskan pupuk hayati organik dan menyalurkan sedekah sayur kepada panti asuhan, kaum duafa, serta korban bencana dengan total distribusi yang kini telah mencapai lebih dari 100 ton.

Selain mendorong pertanian organik, Iptu Purwanto juga menargetkan wilayah Kecamatan Batang dan Tarowang menjadi kawasan yang bersih dari sampah yang berserakan di sepanjang jalan. Menurutnya, kebersihan lingkungan merupakan fondasi penting dalam mendukung pertanian sehat dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Saya ingin Batang dan Tarowang menjadi kawasan yang bersih, hijau, dan bebas sampah. Kesadaran masyarakat harus dibangun bersama karena lingkungan yang bersih akan berdampak langsung pada kesehatan dan keberhasilan pertanian organik,” katanya.

Untuk mewujudkan target tersebut, Iptu Purwanto berharap adanya dukungan dari Pemerintah Kabupaten Jeneponto melalui kolaborasi lintas sektor, penyediaan sarana pengelolaan sampah, serta edukasi berkelanjutan kepada masyarakat.

“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Jeneponto dapat bersama-sama mendukung gerakan ini. Dengan sinergi semua pihak, Batang dan Tarowang dapat menjadi contoh kawasan yang bersih, hijau, dan menjadi sentra pertanian organik di Kabupaten Jeneponto,” tutupnya.

Pos terkait