PENJURU.ID|Jakarta Timur, – Suasana penuh semangat, kebersamaan, dan nuansa nasionalisme mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Indonesia Muda (KIM) ke-10 atau satu dekade yang digelar meriah di kawasan Taman Legenda Keong Emas TMII, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (20/5/2026). Acara yang mengusung tema “Menuju Generasi Emas Pemuda Indonesia” itu menjadi momentum penting bagi organisasi kepemudaan tersebut dalam memperkuat persatuan serta peran pemuda di tengah tantangan zaman modern.
Perayaan satu dekade Korps Indonesia Muda berlangsung meriah dan penuh atraksi budaya, bela diri, hingga talk show kepemudaan yang dihadiri berbagai tokoh, aktivis, komunitas, serta organisasi pemuda nasional. Kegiatan itu juga menjadi simbol perjalanan panjang organisasi sejak berdiri pada 20 Mei 2016 hingga 20 Mei 2026 dengan slogan khas mereka, #SenyapTapiPasti.
Ketua Umum DPP Korps Indonesia Muda, Hika Transisia A Putra, dalam sambutannya menyampaikan bahwa perjalanan 10 tahun KIM bukanlah hal mudah. Ia mengatakan organisasi yang dipimpinnya lahir dari semangat perjuangan anak-anak muda Indonesia yang ingin memberikan kontribusi nyata bagi bangsa tanpa banyak pencitraan.
“Korps Indonesia Muda hadir bukan sekadar organisasi biasa. Kami ingin membangun karakter pemuda yang tangguh, disiplin, memiliki jiwa sosial, nasionalisme, dan kepedulian terhadap masyarakat. Sepuluh tahun ini adalah bukti bahwa kerja nyata akan selalu menemukan jalannya. Kami bergerak senyap, tapi pasti,” tegas Hika Transisia A Putra di hadapan ratusan peserta dan tamu undangan.
Ia juga menambahkan bahwa Indonesia ke depan membutuhkan generasi muda yang bukan hanya pintar secara akademik, tetapi juga memiliki mental kepemimpinan dan semangat bela negara.
“Kita sedang menuju Generasi Emas Indonesia. Maka pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton. Pemuda harus menjadi pelaku perubahan, pelopor ketahanan bangsa, serta mampu menghadapi ancaman narkotika, degradasi moral, hingga tantangan digitalisasi,” lanjutnya panjang lebar.
Acara semakin semarak saat tarian tradisional pembukaan dari Sanggar Tanjung tampil memukau para tamu undangan. Penampilan seni budaya tersebut dipadukan dengan atraksi karate dan pencak silat yang memperlihatkan semangat bela diri dan disiplin generasi muda Indonesia.
Ketua Panitia Pelaksana, Dimas H Pribadi, mengatakan pihaknya telah mempersiapkan acara tersebut sejak jauh hari demi memberikan perayaan terbaik untuk organisasi yang telah memasuki usia satu dekade.
“Kami ingin HUT ke-10 ini menjadi sejarah besar bagi Korps Indonesia Muda. Ini bukan hanya acara seremonial, tetapi momentum evaluasi sekaligus konsolidasi seluruh kader dan jaringan organisasi. Kami berharap KIM semakin besar, solid, dan mampu hadir membantu masyarakat di berbagai bidang,” ujar Dimas.
Menurutnya, rangkaian kegiatan dibuat lengkap mulai dari pertunjukan budaya, atraksi bela diri, pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun, talk show kepemudaan, hingga pemberian penghargaan dan hadiah lomba kepada para peserta terbaik.
Acara tersebut juga dihadiri berbagai unsur dan organisasi pendukung yang tergabung dalam jaringan Indonesia Muda, di antaranya Kantor Hukum Indonesia Muda, Badan Anti Narkotika, Wirausaha Muda Indonesia, Pemuda Bela Negara, Generasi Muda Peduli Pendidikan, Badan Mitigasi dan Tanggap Bencana, serta Komando Indonesia Muda.
Kehadiran berbagai elemen tersebut memperlihatkan bahwa Korps Indonesia Muda terus memperluas sinergi lintas bidang mulai dari hukum, sosial, pendidikan, kewirausahaan, hingga kebencanaan.
Ia juga mengingatkan agar para pemuda tidak mudah terpecah oleh konflik sosial maupun pengaruh negatif perkembangan teknologi informasi.
“Kita harus menjaga persatuan dan semangat gotong royong. Jangan sampai generasi muda kehilangan identitas kebangsaan,” tambahnya.
Sementara itu, suasana acara semakin cair dan penuh tawa ketika MC Suryadi Ishaq atau yang lebih dikenal dengan nama Yadi Sembako tampil memandu acara bersama artis dan komedian Eli Sugigi. Keduanya sukses menghibur tamu undangan dengan candaan khas namun tetap membangun semangat kebersamaan.
Momentum pemotongan kue ulang tahun dan tumpeng menjadi simbol rasa syukur atas perjalanan panjang organisasi tersebut. Tepuk tangan meriah pecah saat seluruh pengurus dan tamu undangan bersama-sama menyanyikan lagu ulang tahun dan meneriakkan slogan “Korps Indonesia Muda… Senyap Tapi Pasti!”
Selain itu, sesi talk show kepemudaan menjadi salah satu agenda yang paling menarik perhatian peserta. Dalam sesi tersebut dibahas tantangan pemuda di era digital, bahaya narkotika, pentingnya pendidikan karakter, peluang kewirausahaan, hingga penguatan bela negara bagi generasi muda Indonesia.
Di penghujung acara, panitia juga mengumumkan sekaligus menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba yang sebelumnya digelar dalam rangka memeriahkan HUT KIM ke-10. Suasana penuh haru dan kebanggaan terlihat dari para peserta yang menerima penghargaan.
Kegiatan HUT satu dekade Korps Indonesia Muda turut mendapat dukungan dari berbagai komunitas dan media partner seperti Korps Indonesia Muda, Matador, Infomiliter, Bapepsi, KIM Jaga Perkasa, PS Teratai Halilintar, Warta Sekolah Indonesia, Infopolisi.id, KIM Fighting Club, Indonesia Muda Pickleball Club, IPF Indonesia Pickleball Federation Banten, IndoPickleball.com, Infonasional.com, dan Penjuru.id.
Perayaan 10 tahun Korps Indonesia Muda itu pun menjadi bukti bahwa organisasi kepemudaan masih memiliki tempat penting dalam menjaga semangat nasionalisme, solidaritas, dan kontribusi nyata bagi bangsa Indonesia. Dengan semangat “Menuju Generasi Emas Pemuda Indonesia”, Korps Indonesia Muda berharap dapat terus menjadi wadah lahirnya pemuda-pemuda tangguh yang siap mengabdi untuk negeri.





