PENJURU. ID | Jeneponto – Telah ditemukan seorang Laki-Laki dalam keadaan tidak sadarkan diri diatas mobil angkutan Umum hingga meninggal dunia dilokasi kompleks terminal Pasar Karisa Kelurahan Empoang Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto, Pada Jumat (14/08/2020) Sekitar Pukul 10:30 Wita

Diketahui Mayat tersebut Berinisial, Bahtiar Dg Runtu (53) pekerjaan sehari-hari Sebagai Sopir Angkutan umum alamat Dusun Bontojai Desa Bontojai Kecamatan Tamalate Kabupaten Jeneponto, telah ditemukan oleh warga sosok seorang Laki-Laki dalam keadaan tidak sadarkan diri diatas mobil angkutan Umum warna biru dengan nomor Polisi DD 1607 AB dengan mobil tersebut diduga mobil yang dikemudikan sendiri oleh Korban.
Saat warga melihat korban Dalam keadaan tak sadarkan diri, wargapun kemudian langsung mengevakuasi korban ke kios milik Lel. Tiar yang tidak jauh dari mobil korban dan tidak lama kemudian korban dinyatakan meninggal dunia.

Selang beberapa menit kemudian. Tim Identifikasi Polres Jeneponto yang dipimpin oleh KBO Sat Reskrim IPTU Nasaruddin. S.H. tiba di Lokasi Kejadian Sekitar pukul 10.40 wita dan langsung mengidentifikasi korban dengan melakukan pemeriksaan terhadap badan korban namun tidak menemukan luka dibagian badan korban setelah itu lalu melakukan pengambilan sidik jari.
Setelah dilakukan koordinasi dengan pihak keluarga korban maka pihak keluarga korban menolak untuk melakukan visum dengan alasan bahwa korban meninggal dengan wajar.
” Meninggalnya korban diduga karena ada riwayat yg diderita korban.” Ujar Keluarga Korban.
Sekitar pukul 11.30 wita, korban di bawah kerumah duka di Bontojai Desa Bontojai Kecamatan Tamalatea Kabupaten Jeneponto untuk dikebumikan dengan menggunakan mobil Ambulance.
Dalam kejadian tersebut, Tindakan Utama yang dilakukan Tim Identifikasi Polres Jeneponto yang dipimpin oleh KBO Sat Reskrim IPTU Nasaruddin. S.H. tiba di Lokasi Kejadian dengan Mendatangi TKP, Melakukan dokumentasi, Mengambil Sidik jari, Mencatat Identitas Korban, Mencatat identitas saksi yg mengetahui kejadian, Melakukan koordinasi dengan pihak RSUD Lanto daeng pasewang, Melakukan koordinasi dengan pihak keluarga korban.” Pungkas Iptu Nasaruddin. S.H
(Ismail)




