Sosialisasi Program Pembelajaran Berbasis Proyek di TK Kelinci: Membangun Keselarasan Pola Asuh di Sekolah dan di Rumah

PENJURU.ID | Depok – Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini, TK Kelinci melaksanakan Pembelajaran Berbasis Proyek yang selaras dengan Kurikulum Merdeka saat ini. Program ini mendorong peserta didik untuk mengembangkan kemampuan pemecahan masalah dan kemandirian mereka. Kami merancang program ini tidak hanya untuk guru tetapi juga untuk orang tua agar pola asuh di rumah dan di sekolah selalu selaras.

Anak usia dini membutuhkan lingkungan bermain dan belajar yang konsisten agar tumbuh optimal. Ketika sekolah dan rumah menjalankan implementasi secara selaras, anak-anak otomatis memahami penerapan nilai-nilai yang diajarkan di sekolah dan merasa aman serta didukung oleh orang tua. Kami menyosialisasikan program ini kepada orang tua untuk memastikan mereka memahami dan mendukung metode pembelajaran berbasis proyek yang diterapkan di sekolah. Oleh karena itu, keselarasan pola asuh antara sekolah dan rumah sangat penting.

Bacaan Lainnya

Kegiatan sosialisasi ini membantu orang tua memahami prinsip pembelajaran berbasis proyek. Kami meminta orang tua untuk menjadi peserta didik sementara guru bertindak sebagai fasilitator. Orang tua menerima proyek yang harus diselesaikan setelah guru memberikan informasi mengenai proyek yang akan dilaksanakan. Peserta didik memulai proyek mereka, sementara orang tua juga mengerjakan proyek, dan guru menjelaskan manfaat yang akan didapatkan peserta didik, seperti melatih kemampuan pemecahan masalah, berpikir kritis, dan kemandirian. Guru menjelaskan tiga capaian pada fase fondasi, yaitu nilai agama dan moral, jati diri, dan literasi STEAM, yang pasti muncul pada kegiatan proyek peserta didik.

Pada kegiatan sosialisasi ini, orang tua bisa menjalankan proyek sederhana di rumah dengan memfasilitasi rasa ingin tahu anak yang besar. Orang tua dapat memberikan informasi kepada anak dan menjalin komunikasi serta hubungan yang baik. Sosialisasi ini tidak hanya memberikan dukungan langsung tetapi juga aktif mengubah paradigma pendidikan di kalangan orang tua. Kami mengubah paradigma lama yang menganggap pendidikan hanya terjadi di dalam kelas dan menjadi tanggung jawab guru semata melalui sosialisasi program tersebut.

TK Kelinci menerapkan pembelajaran berbasis proyek tidak hanya untuk meningkatkan kualitas belajar anak tetapi juga melibatkan orang tua dalam proses belajar mengajar. Kami melakukan ini untuk menciptakan komunitas belajar yang solid dan saling mendukung. Dengan partisipasi aktif orang tua, mereka bisa membantu anak-anak memahami materi pembelajaran dan berkontribusi pada kemajuan anak-anak lain di sekolah. Misalnya, kami mengundang salah satu orang tua yang bekerja sebagai dokter hewan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman tentang cara merawat hewan, memperluas wawasan anak-anak dan memberikan pengalaman yang menyenangkan serta bermakna.

Sosialisasi program pembelajaran berbasis proyek di TK Kelinci merupakan langkah strategis untuk menciptakan keselarasan pola asuh antara sekolah dan rumah. TK Kelinci secara aktif melibatkan orang tua dalam proses belajar mengajar sehingga mereka dapat memahami dan mendukung pendekatan ini. Kolaborasi ini memungkinkan orang tua berkontribusi signifikan terhadap perkembangan holistik anak, termasuk perkembangan kognitif, sosial, dan emosional. Guru dan orang tua bekerja sama untuk memastikan anak-anak mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna sebagai dasar kuat bagi keberhasilan mereka di masa depan.

Pasal 35 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyebutkan bahwa pendidikan bertujuan mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Hal ini sejalan dengan tujuan program sosialisasi di TK Kelinci, yang tidak hanya meningkatkan kemampuan akademik tetapi juga aspek moral dan sosial anak.

 

Penulis : (Nur Amalia Zahra)

Mahasiswa Prodi PPKn Universitas Pamulang

Kelas 06 PPKE 002

NIM : 211011500207

Pos terkait