PENJURU.ID | Tangerang Selatan – Mahasiswa Program Pascasarjana S2 Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang (Unpam) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SMP Negeri 7 Kota Tangerang Selatan. Kegiatan ini mengusung tema “Penguatan Kompetensi Abad 21 melalui Growth Mindset, Literasi, dan Budaya Organisasi”.
PKM yang berlangsung pada 28–30 April 2026 ini mencapai puncak pelaksanaannya pada Rabu (29/4), dengan melibatkan kolaborasi antara dosen dan mahasiswa sebagai bentuk implementasi tridarma perguruan tinggi.
Kaprodi Pascasarjana Manajemen Pendidikan Unpam, Dr. Yulita Pujilestari, S.H., M.H., dalam sambutannya menegaskan bahwa program PKM merupakan wujud nyata sinergi akademik antara dosen dan mahasiswa dalam memberikan kontribusi langsung kepada masyarakat. “Program PKM ini adalah program kolaborasi antara dosen dan mahasiswa, yang diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan, khususnya di tingkat sekolah menengah pertama,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SMPN 7 Kota Tangerang Selatan, Leli Yuliana, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada sekolahnya sebagai lokasi kegiatan. Ia menilai, kehadiran program PKM ini membuka peluang kerja sama yang lebih luas antara sekolah dan perguruan tinggi. “Kami bersyukur dan berterima kasih karena SMPN 7 menjadi lokus PKM. Hal ini membuka koneksi yang lebih luas dengan perguruan tinggi serta dapat menjadi motivasi bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ungkapnya.
Ketua PKM dari kelas 01MPDE002, Dara Astri Kusuma, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk membekali peserta didik dengan kompetensi esensial abad 21. Menurutnya, kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif menjadi kunci dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.
“Kegiatan PKM ini bertujuan untuk membekali peserta didik dengan kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan manfaat nyata, menambah wawasan, serta membentuk pola pikir yang lebih terbuka dan adaptif dalam kehidupan sehari-hari,” jelas Dara.
Melalui kegiatan ini, para peserta didik mendapatkan pemahaman tentang pentingnya growth mindset, penguatan literasi, serta pembentukan budaya organisasi yang positif di lingkungan sekolah. Program ini diharapkan mampu menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mempersiapkan generasi muda yang adaptif dan berdaya saing di era global.
(Rls: M. Nursan Irmansyah)





