Matangkan Persiapan Lomba KIPP, Pemda Jeneponto Tancap Gas

PENJURU. ID | JENEPONTO – Pemerintah Kabupaten Jeneponto terus mematangkan persiapan menghadapi Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP). Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Jeneponto menggelar rapat pemantapan untuk memastikan inovasi unggulan Rewata (Rekam Cetak Warga Sampai Tuntas) tampil maksimal dalam ajang tersebut.

Rapat tersebut menjadi bagian dari langkah strategis Pemda Jeneponto dalam memperkuat kualitas pelayanan publik sekaligus mematangkan berbagai aspek yang akan dipresentasikan dalam kompetisi KIPP.

Kepala Disdukcapil Jeneponto, Dr. Mustaufiq, SH., S.IP., SE., M.Si., MH., memimpin langsung rapat pemantapan tersebut. Ia didampingi tim perumus dan pendamping yang terlibat dalam persiapan inovasi Rewata.

Turut hadir Pendamping Inovasi Ramlan Rahman, Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan Disdukcapil Dhika Pratama Ridwan, Kepala Bidang Humas Infokom A. Baso Moestopo Dodi, serta perwakilan Bagian Organisasi Setda Jeneponto, Djamaluddin.

Kolaborasi lintas sektor tersebut dinilai menjadi salah satu kekuatan dalam mempersiapkan Rewata. Setiap unsur diminta memperkuat materi, data, hingga penyampaian inovasi agar mampu menunjukkan dampak nyata pelayanan kepada masyarakat.

Rewata menjadi inovasi andalan Jeneponto dalam ajang KIPP karena menawarkan pelayanan administrasi kependudukan secara terintegrasi sejak warga lahir.

Melalui inovasi tersebut, masyarakat dapat memperoleh sejumlah dokumen administrasi kependudukan, mulai dari Akta Kelahiran, Kartu Identitas Anak (KIA), hingga pembaruan Kartu Keluarga (KK).

Tak hanya mengintegrasikan layanan, Rewata juga menghadirkan layanan delivery atau pengantaran dokumen langsung ke rumah warga. Layanan ini menyasar masyarakat yang memiliki keterbatasan mobilitas maupun warga yang berada di wilayah yang sulit dijangkau.

Menurut Mustaufiq, kesiapan menghadapi KIPP tidak hanya menjadi tanggung jawab satu bidang, tetapi membutuhkan sinergi seluruh tim.

“Kesiapan kita insyaallah sudah optimal. Semoga usaha ini menjadi ikhtiar kita dalam mewujudkan sektor layanan administrasi kependudukan yang prima di tengah masyarakat,” ujar Mustaufiq.

Ia berharap seluruh persiapan yang dilakukan dapat memberikan hasil terbaik sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat budaya inovasi pelayanan publik di Kabupaten Jeneponto.

Pemda Jeneponto pun menegaskan komitmennya untuk terus mendorong inovasi yang tidak hanya unggul dalam kompetisi, tetapi benar-benar memberikan kemudahan dan manfaat bagi masyarakat.

Pos terkait