PENJURU.ID | Probolinggo – Pemerintah Kota Probolinggo melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (DKUP) menggelar Operasi Pasar dalam rangka pengendalian inflasi daerah di halaman GOR Tri Dharma, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Jumat (24/7/2026) pagi. Ratusan warga tampak memadati lokasi kegiatan untuk membeli berbagai kebutuhan pokok yang dijual di bawah harga pasar.
Operasi Pasar tersebut menyediakan sejumlah komoditas dengan harga terjangkau, yakni Beras Medium SPHP Rp57.000 per sak, Telur Ayam Ras Rp23.000 per kilogram, Minyak Kita Rp15.500 per liter, serta Gula Pasir Rp16.000 per kilogram. Harga tersebut disambut antusias masyarakat karena dinilai mampu meringankan pengeluaran rumah tangga.
Sejak pagi hari, antrean masyarakat sudah terlihat di setiap stan penjualan. Meski jumlah pembeli cukup banyak, proses pembelian berlangsung tertib. Warga tampak sabar menunggu giliran sesuai arahan petugas yang berjaga di lokasi.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Bidang Perdagangan DKUP Kota Probolinggo Ferdhiansyah Donny Anggara, S.STP., M.Si., mewakili Kepala DKUP Kota Probolinggo Dr. Agus Efendi, S.Sos., M.Si. Turut hadir Lurah Mangunharjo Ikromi Wida Utama, S.STP., S.A.P., serta Sekretaris Lurah Mangunharjo M. Isful Danuari, S.STP.
Mewakili Kepala DKUP Kota Probolinggo, Kabid Perdagangan Ferdhiansyah Donny Anggara mengatakan bahwa antusiasme masyarakat pada pelaksanaan Operasi Pasar kali ini sangat tinggi. Hal tersebut terlihat dari banyaknya warga yang telah datang sejak sebelum kegiatan dimulai untuk memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah.
“Animo masyarakat sangat luar biasa. Sejak pagi masyarakat sudah memadati lokasi Operasi Pasar untuk membeli berbagai komoditas yang kami sediakan. Ini menunjukkan bahwa program seperti ini benar-benar dibutuhkan masyarakat,” ujar Donny.
Ia menjelaskan, DKUP sengaja membatasi jumlah pembelian setiap komoditas agar distribusi dapat dinikmati secara merata oleh masyarakat. Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi salah satu langkah agar tidak terjadi penumpukan pembelian oleh sebagian warga.
“Pembelian Beras SPHP kami batasi maksimal 10 kilogram per orang. Untuk Minyak Kita maksimal dua liter, sedangkan Gula Pasir dan Telur Ayam Ras masing-masing maksimal dua kilogram. Dengan pembatasan tersebut, kami berharap seluruh masyarakat memiliki kesempatan yang sama mendapatkan kebutuhan pokok,” jelasnya.
Pada Operasi Pasar kali ini, lanjut Donny, DKUP mendistribusikan Beras Premium sebanyak dua kuintal, Beras Medium SPHP lima kuintal, Minyak Kita 240 liter, Gula Pasir 75 kilogram, dan Telur Ayam Ras sebanyak 50 kilogram.
“Seluruh komoditas tersebut kami siapkan sebagai bentuk intervensi pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” katanya.
Donny menambahkan, Operasi Pasar menjadi salah satu strategi Pemerintah Kota Probolinggo dalam mengendalikan inflasi sekaligus menjaga daya beli masyarakat.
“Kami berharap Operasi Pasar ini benar-benar membantu masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah, agar dapat memperoleh sembako dengan harga yang terjangkau. Ke depan, kegiatan seperti ini akan terus kami evaluasi dan laksanakan sesuai kebutuhan masyarakat,” imbuhnya.
Sementara itu, Lurah Mangunharjo Ikromi Wida Utama mengapresiasi masyarakat yang mengikuti Operasi Pasar dengan tertib. Menurutnya, kedisiplinan warga menjadi salah satu faktor utama sehingga kegiatan berlangsung aman dan lancar.
“Saya mengapresiasi seluruh masyarakat Kelurahan Mangunharjo yang tetap tertib dan sabar mengantre. Meskipun jumlah warga cukup banyak, pelaksanaan Operasi Pasar dapat berjalan dengan baik berkat kerja sama semua pihak,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada DKUP Kota Probolinggo yang telah memilih Kelurahan Mangunharjo sebagai lokasi pelaksanaan Operasi Pasar. Menurutnya, program tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada DKUP Kota Probolinggo atas terselenggaranya Operasi Pasar di wilayah kami. Terima kasih juga kepada Satpol PP Kota Probolinggo yang telah membantu pengamanan sehingga kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif,” katanya.
Ikromi berharap kegiatan Operasi Pasar dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga masyarakat semakin mudah memperoleh Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting (Bapokting) dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar.
“Harapan kami, Operasi Pasar seperti ini dapat terus berlanjut sehingga masyarakat Kelurahan Mangunharjo dapat memperoleh Bapokting dengan harga yang terjangkau sekaligus mendukung upaya Pemerintah Kota Probolinggo dalam mengendalikan inflasi daerah,” pungkasnya.
(Prasojo)




