PENJURU.ID | Nasional – Tim bulutangkis Indonesia dikabarkan tak bisa mengibarkan bendera Merah Putih jika naik podium Piala Thomas 2020. Ini merupakan salah satu sanksi terkait kasus doping yang tengah menjerat olahraga Indonesia.
Hal ini disampaikan Bambang Roedyanto selaku Kepala Bidang Hubungan Luar Negeri Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis indonesia (PP PBSI).
“Ada kemungkinan besar untuk TUC (Thomas Uber Cup), kalau ada tim kita naik podium (emas/ perak / perunggu), bendera Indonesia tidak dikibarkan,” ucap Rudy Roedyanto dikutip dari Pikiran Rakyat.com
Hal ini merupakan konsekuensi atas pelanggaran aturan doping yang diberikan oleh Badan Anti-Doping Dunia (WADA).
Karena hal tersebut, maka atlet-atlet Indonesia tak bisa mengibarkan bendera merah putih selain di ajang Olimpiade. Ancaman ini pun diakui oleh Menpora Zainudin Amali.
“Memang benar kita mendapatkan surat dari WADA itu tentang dianggap ketidakpatuhan. Tetapi sesuai dengan apa yang sudah disampaikan pada sebelumnya oleh WADA itu sendiri yakni kira-kira sekitar bulan September kita mempunyai waktu untuk bisa mengklarifikasi,” buka Menpora Zainudin Amali.
Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) sedang mengusahakan untuk segera menyelesaikan masalah ini dan mengaku sudah mengirimkan surat ke WADA.




