Jelang Hari Raya Karo, Harga Tomat Anjlok Petani Tengger Resah

Oplus_131072

PENJURU.ID  | Probolinggo – Hari Raya Karo merupakan hari berbahagia bagi masyarakat suku Tengger pada umumnya karena Karo merupakan salah satu hari raya besar yang dirayakan suku Tengger Bromo tiap tahun.

Namun beda dengan tahun ini beberapa petani yang ada di lereng Bromo, kecamatan Sukapura, kabupaten Probolinggo, tidak Srumingah atau bersemangat, karena jelang hari raya karo hasil pertanian mereka harganya anjlok, sedangkan harga obat obatan dan pupuk mahal. Selasa (28/07/2026)

Terutama saat ini yang dirasakan oleh salah satu Petani Tomat asal desa sapikerep kecamatan Sukapura, yang  dirasa harganya anjlok tidak sesuai harapan.

” Untuk tahun ini kami petani tomat di lereng Bromo gigit jari, dikarenakan dalam panen raya kali ini harganya murah, sedangkan biaya perawatan untuk produksi mahal, apalagi ini pas mau hari raya karo di suku Tengger Bromo andai harga tomat stabil, kita masih untung,” terang Sukotjo.

Sedangkan untuk pekerja yang menetik hasil panen setiap petik 5 orang tentunya butuh pembiayaan.

” Harapannya nanti kedepannya agar pemerintah turut turun langsung dan memperhatikan nasib petani seperti kami, untuk saat ini dengan harga panen komoditi harga  tak memadai, balik modal saja rasanya udah cukup,” pungkas Hartini. (Pras)

Pos terkait