AKAR: Selamatkan nyawa Rakyat Indonesia, Tunda Pilkada Serentak 2020 di Tengah Naiknya kurva Covid-19

PENJURU.ID | Jakarta – AKAR (Aliansi Kerja Aspirasi Rakyat), melakukan diskusi santai sambil menikmati Aneka resep Wedang Jahe dan kental nya kopi panas ala Aktivis Jalanan. Jakarta, Kamis (10/09).

Dengan penuh argumen-argumen dan debat kusir ala politikus yang penuh kritikan kepada Pemerintah, pemangku jabatan, tetapi tetap didalam koridor membangun sesuatu yang positif.

Bacaan Lainnya

Hmm, salah seorang teman kita Gus Sholeh MZ mengusulkan dengan semangat empat lima, kita akan sepakat:

“Tunda Pilkada Serentak 2020”

Dengan alasan akan menimbulkan klaster baru penularan virus covid19, Teman kita dari berbagai Organ lain nya berhembus menimpali dengan bijak serta mengamini.

“Pemerintah seharusnya lebih mendorong masyarakat agar disiplin mengikuti protokol kesehatan dengan mengedepankan aparat pemerintah, kepolisian dan TNI sebagai ujung tombak edukasi dan penerapan hukum bagi yang melanggar aturan inpres yang telah dikeluarkan oleh Presiden dan seharusnya Pilkada serentak 2020 dikaji lebih mendalam oleh pemerintah dampaknya terhadap masyarakat dari sisi kesehatan dan ekonomi, jangan hanya dari kacamata politik,” usul Gus Sholeh, MZ.

Waktu tidak terasa sudah mendekati jam satu dinihari, apapun ide dan kritik kita kekompakan dan kesehatan tetap nomor wahid.

Kebijakan ada ditangan pemerintah, masyarakat berhak memberikan kritikan dan masukan.

(INS)

Pos terkait