REPDEM : Isu Jual Beli Jabatan di Kemendes, Jika Benar, Malu Negara

 

PENJURU.ID | Jakarta – Relawan Perjuangan Demokrasi (REPDEM), organisasi sayap PDI Perjuangan, mengecam keras praktik jual beli jabatan di Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi. Jika isu terbukti benar, tidak ada toleransi selain mengganti Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi, Jumat (16 April 2021).

Bacaan Lainnya

Repdem heran, ditengah pemerintahan terus bersemangat melakukan reformasi birokrasi dan menata aparatur sipil negara, justru terjadi isu jual beli jabatan di kementerian. Apalagi itu diduga dilakukan oleh staf khusus.

Oleh karena itu, yang diperlukan bukan hanya sekedar klarifikasi, tetapi perlu dilakukan investigasi oleh legislatif, KPK juga Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Semua pihak yang diduga terlibat harus dipanggil dan diperiksa. Presiden bisa saja melakukan tindakan preventif untuk mencopot Menteri sebagai pihak yang paling bertanggung jawab.

Sekertaris Jenderal (Sekjen) Repdem, Abe Tanditasik
Sekertaris Jenderal (Sekjen) Repdem, Abe Tanditasik

Sekertaris Jenderal (Sekjen) Repdem, Abe Tanditasik Biasa di Panggil Bung Abe saat di temui awak media di sekretariat DPN Repdem. Jl. Kyai Haji Abdullah Syafi’i No.55, RT.5/RW.2, Manggarai Sel., Kec. Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, mengatakan : Jabatan eselon adalah jabatan yang harus diisi oleh orang-orang yang berkompeten dan profesional di bidang tersebut.

” Maka tidak bisa tidak, semua harus melalui uji kelayakan dan kepatutan. Jika kemudian muncul oknum staf khusus yang memperdagangkan jabatan, tentu itu diluar prosedur. Apalagi hingga milyaran rupiah. Harus ada tindakan cepat agar hal ini tidak terulang lagi. Ini benar-benar gila. Bikin malu negara, ” Tutup Sekjen Repdem Bung Abe.

(INS,)

Pos terkait