LAMONGAN PENJURU.ID | – Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) yang tengah melaksanakan program Belajar Bersama Masyarakat (BBM) sukses menggelar bimbingan belajar kreatif bernama “TERAS MARGI” (Tempat Belajar Asyik Bulumargi).
Program ini berlangsung setiap Selasa dan Kamis sore, sejak 23 Juni hingga 16 Juli 2026, di Desa Bulumargi, Kecamatan Babat.
Esensi dan Makna Program
Respons Kebutuhan Nyata: Program lahir dari pengamatan mahasiswa terhadap minimnya pendampingan belajar anak-anak desa selama libur sekolah.
Pendekatan Edukasi Kreatif Menepis kesan belajar yang kaku dengan menggabungkan materi akademik (calistung) dan aktivitas motorik (origami, mewarnai, serta permainan edukatif).
Konsistensi & Antusiasme Diikuti secara stabil oleh sekitar 40 anak di setiap pertemuan, membuktikan bahwa metode belajar yang tepat mampu menjaga motivasi anak walau di masa libur.
Kedekatan Emosional Sesi refleksi di akhir kegiatan berhasil membangun rasa percaya diri anak dan mempererat hubungan emosional yang mendalam antara anak-anak dan mahasiswa.
Dampak Nyata
Penutupan program pada 16 Juli 2026 diselimuti suasana haru. Anak-anak menyampaikan rasa terima kasih dan kehilangan melalui surat-surat sederhana. Salah satu anak menuliskan, “Kami sedih ditinggal kakak, karena kalau ada kakak-kakak KKN seru.”
Kesimpulan Makna
Melalui TERAS MARGI, mahasiswa UM membuktikan bahwa pengabdian masyarakat tidak harus berskala besar. Pendampingan yang konsisten, penuh kepedulian, dan berbasis kebutuhan lokal mampu menyalakan lilin semangat belajar serta memicu mimpi masa depan bagi anak-anak di pelosok desa.
adella_



