PENJURU.ID | Probolinggo – Penguatan sektor pertanian menjadi salah satu langkah yang terus didorong Polres Probolinggo Kota untuk menyukseskan Program Ketahanan Pangan Nasional. Melalui jajaran Bhabinkamtibmas, kepolisian aktif melakukan pendampingan kepada petani guna memastikan proses budidaya tanaman pangan berjalan sesuai target.
Salah satu kegiatan tersebut berlangsung di Desa Wringinanom, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, Selasa (21/7/2026). Bhabinkamtibmas Desa Wringinanom dan Desa Sumberkramat, Aipda Zaeni, turun langsung memantau lahan jagung milik Syaiful Rizal Habibi yang menjadi bagian dari Kelompok Tani Andi Santosa III.
Lahan pertanian seluas 15.000 meter persegi itu menjadi salah satu lokasi binaan yang secara rutin dipantau perkembangannya. Selain melihat kondisi tanaman, Aipda Zaeni juga berdialog dengan petani mengenai pola perawatan, kebutuhan sarana budidaya, hingga perkembangan tanaman sejak awal masa tanam.
Kapolsek Tongas Iptu Kumoro Seto, S.H., M.H., menegaskan bahwa kehadiran personel kepolisian di sektor pertanian merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan sekaligus memperkuat kemitraan dengan masyarakat.
“Pendampingan ini bukan sekadar mengecek kondisi tanaman, tetapi juga memastikan para petani memiliki ruang komunikasi dengan kepolisian apabila menghadapi kendala di lapangan. Kami ingin menjadi bagian dari upaya meningkatkan produktivitas pertanian,” ungkap Iptu Kumoro.
Ia menambahkan, keterlibatan Bhabinkamtibmas di desa diharapkan mampu mempercepat koordinasi apabila ditemukan persoalan yang dapat memengaruhi hasil panen. Dengan komunikasi yang terjalin baik, setiap hambatan dapat segera ditindaklanjuti bersama pihak terkait.
Hasil monitoring menunjukkan tanaman jagung tersebut ditanam pada 18 Juli 2026 dan diperkirakan memasuki masa panen pada 1 Desember 2026. Hingga saat ini, pertumbuhan tanaman berlangsung normal tanpa adanya kendala yang berarti.
Di samping melakukan pembinaan, personel Bhabinkamtibmas juga memastikan situasi keamanan di kawasan pertanian tetap kondusif sehingga aktivitas para petani dapat berjalan dengan aman dan lancar.
Polres Probolinggo Kota menilai kolaborasi antara kepolisian, kelompok tani, dan pemerintah desa menjadi faktor penting dalam menjaga keberhasilan sektor pertanian. Sinergi tersebut diharapkan mampu meningkatkan hasil produksi jagung sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Probolinggo.
Melalui pendampingan yang dilakukan secara konsisten, Polri ingin memastikan setiap program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat dapat berjalan optimal. Kehadiran aparat di tengah petani pun diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan produktivitas dan mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.
(Prasojo)





