PENJURU.ID | Probolinggo – Upaya menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Probolinggo mendapat perhatian serius dari jajaran TNI dan Polri. Penguatan koordinasi menjadi salah satu langkah yang terus dilakukan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terkendali.
Komitmen tersebut terlihat dalam pertemuan antara Kapolres Probolinggo AKBP Asmida Rizki Siregar dengan Komandan Kodim 0820/Probolinggo Letkol Inf. Ribut Yodo Apriyantono, Senin (7/9/2026).
Silaturahmi kedua pimpinan tersebut tidak sekadar menjadi agenda perkenalan maupun kunjungan kelembagaan. Pertemuan itu juga menjadi sarana memperkuat komunikasi dalam menghadapi berbagai perkembangan situasi di wilayah Kabupaten Probolinggo.
Bagi TNI dan Polri, koordinasi yang terjalin secara baik menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas, khususnya ketika menghadapi persoalan yang berkaitan dengan keamanan masyarakat.
Kapolres Probolinggo AKBP Asmida Rizki Siregar menyampaikan bahwa soliditas antara kedua institusi perlu terus dipelihara. Menurutnya, hubungan yang kuat akan mempermudah koordinasi ketika muncul persoalan yang membutuhkan penanganan secara bersama.
“Sinergitas dan soliditas TNI-Polri harus terus kita perkuat. Kami ingin membangun komunikasi dan koordinasi yang semakin baik, sehingga setiap persoalan yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat dapat kita hadapi dan selesaikan secara bersama-sama,” ujar AKBP Rizki.
Ia menegaskan, keamanan wilayah tidak hanya menjadi tanggung jawab satu institusi. Diperlukan keterlibatan dan kolaborasi berbagai pihak agar upaya menciptakan situasi yang aman dapat berjalan secara optimal.
Dalam konteks tersebut, TNI dan Polri diharapkan dapat terus menunjukkan kekompakan dalam menjalankan tugas di tengah masyarakat.
Kehadiran kedua institusi di tengah masyarakat juga diharapkan mampu memberikan ketenangan sekaligus membangun rasa percaya masyarakat terhadap aparat keamanan.
AKBP Rizki mengatakan, Polres Probolinggo akan terus membuka ruang komunikasi dengan jajaran Kodim 0820/Probolinggo.
“Kami berkomitmen untuk terus bersinergi, saling mendukung dan bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman, kondusif, serta memberikan rasa nyaman bagi seluruh masyarakat Kabupaten Probolinggo,” tambahnya.
Sementara itu, Dandim 0820/Probolinggo Letkol Inf. Ribut Yodo Apriyantono memberikan apresiasi terhadap silaturahmi yang dilakukan Kapolres Probolinggo.
Menurutnya, komunikasi antarpimpinan menjadi salah satu fondasi untuk membangun kerja sama yang semakin kuat antara jajaran TNI dan Polri.
Ia berharap hubungan kelembagaan yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan melalui koordinasi dalam berbagai kegiatan maupun pelaksanaan tugas di lapangan.
“Kolaborasi dan kebersamaan menjadi kunci. TNI dan Polri harus selalu hadir di tengah masyarakat serta mampu bersinergi dalam setiap upaya menjaga keamanan dan ketertiban,” ungkap Letkol Ribut.
Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa keberadaan TNI dan Polri di wilayah tidak dapat dipisahkan dari upaya menciptakan kondisi masyarakat yang aman dan tertib.
Kerja sama yang kuat juga menjadi modal penting untuk merespons berbagai dinamika yang sewaktu-waktu dapat berkembang di tengah masyarakat.
Dengan komunikasi yang terbangun secara intensif, potensi persoalan keamanan diharapkan dapat diantisipasi sejak dini.
Koordinasi antara Polres Probolinggo dan Kodim 0820/Probolinggo juga diharapkan mampu mempercepat langkah ketika diperlukan penanganan bersama di lapangan.
Tidak hanya menyangkut persoalan keamanan, sinergitas kedua institusi juga menjadi bagian dari upaya menjaga ketenangan masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.
Hubungan yang harmonis antara TNI dan Polri menjadi salah satu faktor pendukung terciptanya kondisi wilayah yang stabil.
Karena itu, silaturahmi antarpimpinan seperti yang dilakukan Kapolres Probolinggo dan Dandim 0820/Probolinggo dinilai penting untuk menjaga kesinambungan komunikasi.
Kedua institusi berkomitmen mempertahankan soliditas serta meningkatkan koordinasi dalam menghadapi berbagai tantangan yang berpotensi memengaruhi keamanan wilayah.
Langkah tersebut sekaligus memperkuat pesan bahwa TNI dan Polri akan terus berjalan bersama dalam memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat.
Dengan sinergi yang semakin erat, Kabupaten Probolinggo diharapkan tetap berada dalam kondisi aman, damai dan kondusif sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitasnya dengan nyaman. (Prasojo)

