PENJURU.ID | Sidoarjo – Sebagai langkah awal pemantapan anggota, pengurus rayon Mangkubumi laksanakan mapaba ke-9 sebagai langkah awal kaderisasi formal pada tanggal 13-15 November 2020.
Acara yang dilaksanakan di MWC NU Beji, Bangil, Pasuruan ini berjalan dengan lancar. Walaupun ada beberapa kendala mengenai transportasi, namun tidak mengurangi semangat peserta dalam mengikuti proses kaderisasi pertama ini dengan penuh semangat. Ditambah support dari berbagai elemen semakin menumbuhkan semangat panitia dan peserta dalam menyukseskan acara ini.
Tema yang di angkat pada mapaba kali ini adalah “Menjadikan anggota baru PMII yang Agamis, nasionalis, agresif dan Militan” dengan harapan anggota baru memiliki jiwa yang agamis, nasionalis, agresif dan militan. Sehingga menjadi kader bisa di andalkan bagi kemajuan bangsa khususnya PMII di rayon tersebut.
“Ketua dan pengurus rayon berkeinginan dengan di angkatnya tema tersebut. Anggota rayon Mangkubumi dapat di andalkan,” ungkap ketua rayon Mangkubumi.
Selain itu, peserta mapaba kali ini cukup banyak, melebihi target. Ada 34 peserta dari internal rayon Mangkubumi dan 1 peserta eksternal dari rayon Nusantara. Dengan 7 materi, yaitu, Aswaja (Badrus Salam), Ke-PMII an (Moh. Burhanul Muchlasoni), Kesetaraan gender (Nurseha Fatmasari), Ansos (Subairi), Ke-Indonesiaan (Yusron Khoirul Anam), NDP (Muhammad Haris), Geneologi gerakan paham Islam Indonesia (Moh. rofi’i).
Ketua rayon berharap dengan adanya mapaba ini anggota baru rayon Mangkubumi tetap kompak dan bisa memberikan kontribusi terhadap rayon Mangkubumi dan PMII secara umum.
“Harapan saya untuk pelaksanaan mapaba ini, peserta yang sudah mengikuti mapaba memberikan kontribusi kepada rayon Mangkubumi. Selalu kompak dan solid untuk kedepannya,” tutupnya.
Mmt




