Polsek Wonoasih Perkuat Pendampingan Petani, Bhabinkamtibmas Turun Langsung ke Lahan Jagung Poktan Bumi Jaya

PENJURU.ID | Probolinggo – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk kepolisian. Melalui kegiatan sambang dan dialogis, Bhabinkamtibmas Kelurahan Jrebeng Kidul turun langsung ke lahan pertanian milik warga untuk memastikan program ketahanan pangan berjalan optimal di tingkat akar rumput.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Jrebeng Kidul, Aipda Fauzan, pada Senin (15/6/2026) di lahan pertanian jagung yang berada di Jalan Kiyai Syafi’i RT 002 RW 003, Kelurahan Jrebeng Kidul, Kecamatan Wonoasih.

Lahan yang dikunjungi merupakan milik Hermanto, anggota Kelompok Tani Bumi Jaya. Di atas lahan seluas 6.000 meter persegi tersebut, saat ini tengah dibudidayakan tanaman jagung varietas NK Juara.

Tanaman jagung tersebut ditanam pada 2 Mei 2026 dan diperkirakan akan memasuki masa panen pada 15 Agustus 2026 mendatang. Kondisi tanaman terlihat tumbuh cukup baik dan terawat.

Dalam kunjungannya, Aipda Fauzan tidak hanya melakukan pemantauan perkembangan tanaman, tetapi juga berdialog secara langsung dengan petani mengenai berbagai kondisi pertanian yang berkembang di wilayah setempat.

Menurutnya, komunikasi yang baik antara petani dan pemerintah menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan sektor pertanian, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan yang muncul di lapangan.

Kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk menyerap aspirasi petani terkait kebutuhan maupun kendala yang dihadapi selama proses budidaya tanaman jagung.

Aipda Fauzan menyampaikan pesan kamtibmas kepada para petani agar tetap menjaga situasi lingkungan yang aman dan kondusif sehingga aktivitas pertanian dapat berjalan dengan lancar.

Selain itu, ia mengajak seluruh petani untuk terus berperan aktif dalam mendukung program ketahanan pangan yang saat ini menjadi salah satu prioritas pemerintah.

Menurutnya, keberhasilan sektor pertanian akan memberikan dampak besar terhadap stabilitas ekonomi masyarakat sekaligus menjaga ketersediaan bahan pangan bagi kebutuhan nasional.

Kelompok Tani Bumi Jaya yang menjadi lokasi kegiatan diketahui memiliki sekitar 40 anggota aktif yang selama ini mengelola berbagai komoditas pertanian di wilayah Kelurahan Jrebeng Kidul.

Ketua Kelompok Tani Bumi Jaya, Hasali, menyampaikan bahwa perhatian dan dukungan dari berbagai pihak menjadi motivasi tersendiri bagi petani untuk terus meningkatkan produktivitas lahan.

“Kehadiran Bhabinkamtibmas di lahan pertanian memberikan semangat bagi kami. Petani merasa didengar dan memiliki tempat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi selama proses bercocok tanam,” ungkap Hasali.

Ia menilai sinergi antara petani, pemerintah, dan kepolisian merupakan modal penting dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Menurut Hasali, kelompok tani juga berkomitmen untuk terus meningkatkan hasil produksi pertanian guna mendukung kebutuhan pangan masyarakat.

Sementara itu, Aipda Fauzan menjelaskan bahwa kegiatan sambang pertanian merupakan bagian dari tugas pembinaan dan pendampingan masyarakat yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas.

“Kami ingin memastikan para petani mendapatkan perhatian dan pendampingan yang baik. Apabila terdapat kendala ataupun masukan terkait sektor pertanian, kami siap menjembatani komunikasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk penyuluh pertanian,” ujar Aipda Fauzan.

Lebih lanjut, ia berharap para petani terus menjaga semangat dalam mengelola lahan pertanian karena sektor tersebut memiliki peran strategis bagi pembangunan daerah maupun nasional.

Kapolsek Wonoasih Kompol Lukman Hadi menegaskan bahwa Polri memiliki komitmen kuat dalam mendukung program pemerintah, termasuk di bidang ketahanan pangan.

“Ketahanan pangan merupakan kepentingan bersama. Karena itu kami menginstruksikan seluruh personel Bhabinkamtibmas untuk aktif hadir di tengah masyarakat, membangun komunikasi dengan kelompok tani, serta memberikan dukungan terhadap setiap upaya peningkatan produktivitas pertanian,” tegas Kompol Lukman Hadi.

Ia menambahkan bahwa kehadiran polisi di tengah petani bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga membangun kemitraan yang dapat mendorong kesejahteraan masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif serta mendapat respons positif dari para petani yang hadir.

(Prasojo)

Pos terkait