Pengundian Nomor Urut Cakades Sukamantri Berlangsung Aman

PENJURU.ID | KABUPATEN BEKASI – Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Sukamantri resmi menggelar pengundian nomor urut calon kepala desa (cakades) di Aula Desa Sukamantri, Rabu (9/9/2026).

Pengundian nomor urut tersebut disaksikan oleh perwakilan Pemerintah Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perwakilan Kecamatan Tambelang, Bimaspol, Babinsa, serta pendamping dari masing-masing calon kepala desa.

Bacaan Lainnya

Agenda tersebut menjadi salah satu tahapan penting menjelang pelaksanaan pemungutan suara yang dijadwalkan berlangsung 10 hari lagi.

Ketua Panitia Pilkades Sukamantri, Abdul Muin,S.Pd, menyampaikan bahwa seluruh tahapan awal, mulai dari penelitian hingga verifikasi administrasi berkas kedua calon, telah selesai dilaksanakan dan keduanya dinyatakan memenuhi syarat.

Tahapan kemudian dilanjutkan dengan pengundian nomor urut sebagai identitas resmi masing-masing calon yang akan tercantum pada surat suara.

“Terlepas dari nomor urut yang didapat, kedua cakades memiliki satu visi mulia yang sama, yaitu memajukan, memakmurkan, serta menyejahterakan lingkungan dan masyarakat Desa Sukamantri,” ujar Abdul Muin.

Ia menjelaskan, seiring meningkatnya suhu politik menjelang hari pemilihan, panitia mengimbau seluruh pihak, khususnya para pendukung masing-masing calon, untuk menahan diri, menjaga emosi, serta menciptakan suasana yang aman dan kondusif.

“Kami berharap seluruh warga dan para pendukung dapat selalu menjaga kedamaian dan keamanan, baik di dalam area acara maupun di lingkungan masyarakat. Mari kita cegah bentrokan dan kawal pesta demokrasi ini dengan niat yang tulus dan ikhlas demi masa depan desa kita,” imbaunya.

Melalui pengundian nomor urut tersebut, masyarakat Desa Sukamantri diharapkan dapat menyambut proses lahirnya pemimpin baru dengan penuh kedamaian dan sportivitas hingga hari pemilihan.

Di tempat yang sama, perwakilan Kecamatan Tambelang, Ir. Sari Permana, mengingatkan para calon dan tim sukses bahwa nomor urut pada dasarnya hanya merupakan instrumen teknis yang digunakan dalam surat suara.

Menurutnya, hal yang paling menentukan dalam pemilihan adalah dukungan, simpati, dan suara masyarakat Desa Sukamantri.

“Walaupun dapat nomor urut satu, dua, atau tiga, itu tidak begitu penting. Buat apa dapat nomor urut yang diinginkan, tetapi masyarakat tidak memilih kita? Yang terpenting adalah bagaimana mendapatkan dukungan nyata dari warga,” ujar Sari.

Ia juga mengimbau seluruh pihak, termasuk para pendukung dan tim sukses, untuk menahan emosi memasuki masa krusial dengan suhu politik yang mulai menghangat.

Sari meminta agar tidak ada euforia atau sorak-sorai secara berlebihan yang berpotensi memicu gesekan antarpihak. Begitu pula saat melakukan pawai atau kegiatan keliling kampanye, massa diminta tetap menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

“Silakan suarakan dukungan untuk mengajak simpati masyarakat, tetapi jangan sekali-kali menjelekkan calon sebelah. Jika saling menjelekkan, akhirnya nanti akan terjadi bentrokan. Kalau sudah begitu, yang pusing adalah calon dan para pendukungnya sendiri,” tambahnya.

Lebih lanjut, Sari menegaskan bahwa netralitas panitia menjadi salah satu hal penting untuk memastikan Pilkades Sukamantri berjalan secara jujur dan adil tanpa adanya perlakuan khusus terhadap calon tertentu.

Momentum pengundian nomor urut ini diharapkan menjadi titik awal yang sejuk bagi seluruh masyarakat dalam menyongsong pesta demokrasi desa dan melahirkan sosok pemimpin yang tulus serta ikhlas untuk membangun Desa Sukamantri.

“Siapa pun yang terpilih nantinya diharapkan mampu membawa visi mulia dalam memajukan pembangunan, memakmurkan, serta menyejahterakan masyarakat Desa Sukamantri,” tutupnya.

Pos terkait