PENJURU. ID | Jeneponto – Bangkitkan semangat persatuan ummat yang dilaksanakan diMasjid al-Iksan Kompleks Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Jeneponto, Jumat (09/10/2020).
Persatuan Umat dalam Khutbah yang dibacakan oleh Ust. Abd. Rasid, SE, M.Si, Kepala Bagian (Kabag) Keuangan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Jeneponto sekaligus Wakil Bendahara Pimpinan Daerah Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (PD IPIM) Kabupaten Jeneponto.

Ditempat yang sama, diantara jamaah Jum’at terlihat hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Dr. dr. H. Syafruddin Nurdin, M.Kes, Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sirajuddin Mamang, SE, MM. sekaligus Sekretaris Umum (Sekum) PD IPIM, Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPD BKPRMI) Kabupaten Jeneponto Suardi A. Kahar dan para Aparatur Sipil Negara (ASN) bersama warga sekitar.
Ditengah-tengah jamaah, Ustad Abd. Rasid dalam khutbahnya mengatakan beberapa keistimewaan kekuatan ajaran islam dan bentuk persatuan diantara sesama umat islam.p
” Keistimewaan dan kekuatan ajaran Islam selain pada ‘aqidah mentauhidkan Allah, adalah seruan kepada umatnya untuk menjaga persatuan di antara umat Islam atau ukhuwah Islamiah (kal jasadil waahid) serta cercaan terhadap perpecahan umat.” lanjutnya.

” Kekuatan Jamaah perlu kita galang, semangat kolektif kolaboratif wajib kita rawat, bersatu padu kita berpegangan tangan saling bahu membahu, membangkitkan ghiroh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar terus berinovasi dan menjalin harmoni bersama seluruh kekuatan masyarakat dengan semangat kekuatan jamaah menuju pada pencapaian cita-cita Jeneponto SMART.” harap Ustad Abd. Rasid
Sehubungan dengan hal ini, tentang pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan umat Islam, serta menjauhi perpecahan yang biasanya dimulai dari fanatisme golongan, Asy-Syaikh Rabi’ bin Hadi al-Madkhali mengatakan. Sesungguhnya sikap fanatik adalah penyakit kronis yang telah membinasakan umat terdahulu dan sekarang. Penyakit inilah yang pertama kali terjadi dalam sejarah makhluk-makhluk yang Allah ciptakan, yaitu saat menimpa iblis laknatullah dengan sebab itulah ia menjadi makhluk pertama yang bermaksiat kepada Allah. Kefanatikannya terhadap bahan asal penciptaannya, yakni api, menyebabkannya kufur dan menolak perintah Allah untuk sujud memberikan penghormatan kepada Nabi Adam ‘Alaihis Salam.

Demikianlah, dengan harapan kita tetap dapat menjaga persatuan dan kesatuan, merawat semangat kearifan lokal” Sikatutui nakisikapaccei, Sipangaliki naki sipammaling-malingi” (saling berkasih sayang dan saling menghargai) Aamiin yaa robbal ‘aalamiin”.
Khutbah yang disampaikan oleh Kabag Keuangan diapresiasi oleh Ketua Umum Pimpinan Daerah Ittihad Persaudaraan Imam Masjid Kabupaten Jeneponto.
” Saya anggap ini khutbah yang luar biasa. Melampaui ekspektasi. (Ibarat harus dinilai) ini lolos”. Canda Ketua Umum PD IPIM sekaligus Sekretaris Daerah yang didampingi Kabag Kesra dan Ketua Umum DPD BKPRMI Kabupaten Jeneponto.
(Ismail)





