PENJURU.ID | KABUPATEN BEKASI — Kampanye akbar calon kepala desa (cakades) Sukaindah, Warta Wijaya, dihadiri massa pendukung yang didominasi atribut berwarna kuning. Kegiatan tersebut berlangsung di Kampung Kumejing, Desa Sukaindah, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi, Rabu (16/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Ketua Panitia sekaligus perwakilan Tim Pemenangan Warta Wijaya, Tomin, menyampaikan rasa syukur atas kehadiran para relawan dan pendukung dalam kampanye akbar calon Kepala Desa Sukaindah periode 2026–2034 nomor urut 3 tersebut.
“Saya mewakili tim sukses atau tim pemenangan Warta Wijaya sekaligus sebagai ketua panitia pelaksanaan kampanye akbar nomor 3, ingin menyampaikan rasa hormat setinggi-tingginya kepada para relawan dari masing-masing wilayah,” ujar Tomin.
Tomin kemudian menyapa para relawan dari sejumlah dusun yang hadir dalam kegiatan tersebut. Ia meminta para pendukung menunjukkan salam tiga jari sebagai simbol nomor urut Warta Wijaya.
“Saya ingin absen dan ingin melihat relawan dari Dusun 1, yaitu Kampung Cabang Pulobambu dan Kampung Rawakeladi. Tunjukkan salam tiga jari,” katanya.
Ia juga menyapa relawan dari Dusun 2 dan Dusun 3 yang hadir dalam kampanye akbar tersebut.
Menurut Tomin, kehadiran para pendukung menunjukkan antusiasme dalam mengikuti rangkaian kampanye akbar. Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada Panitia Pilkades Desa Sukaindah, jajaran Linmas, perwakilan Kapolsek Sukatani, serta tim monitoring dari Kecamatan Sukakarya.
“Saya hanya ingin menyampaikan pesan kepada para pendukung dan relawan,” katanya.
Tomin mengimbau seluruh pendukung dan relawan agar tetap tenang serta tidak mudah terprovokasi selama tahapan pemilihan kepala desa berlangsung.
“Saya ingin mengingatkan kepada para pendukung, relawan dan srikandi-srikandi kita, jangan terprovokasi dengan apa yang mereka katakan atau ucapkan. Kita juga jangan memprovokasi dan jangan memancing emosi orang lain,” tegasnya.
Ia mengajak para pendukung untuk menjaga sikap selama mengikuti kegiatan kampanye dan pawai.
“Semua hujatan, semua fitnahan jangan dibalas dengan kata-kata. Kita balas dan kita buktikan dengan kemenangan tanggal 20 September 2026,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, panitia juga menyampaikan rute pawai yang akan dilakukan para pendukung. Pawai dijadwalkan bergerak dari Kampung Kumejing menuju Rawakeladi, kemudian menuju sejumlah titik perbatasan sebelum kembali ke lokasi awal berkumpul.
Sementara itu, Warta Wijaya dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menyampaikan harapan masyarakat terhadap Desa Sukaindah ke depan.
“Hari ini kita berdiri di atas tanah yang sama, menatap langit yang sama, namun membawa satu harapan yang jauh lebih besar dari hal-hal sebelumnya,” kata Warta.
Menurutnya, perubahan membutuhkan keberanian dan tindakan.
“Kita di sini berkumpul bukan sekadar untuk mendengarkan kata-kata, melainkan untuk menegaskan arah langkah perjuangan kita. Perubahan bukanlah sesuatu yang datang begitu saja dari langit. Perubahan tidak pernah lahir dari diam dan berpangku tangan,” ujarnya.
“Perubahan adalah keberanian untuk melangkah, keteguhan untuk bertindak, dan kesatuan hati untuk mendobrak apa yang selama ini menghambat kemajuan kita,” sambung Warta.
Warta juga menyampaikan pandangannya mengenai kepemimpinan yang menurutnya harus mampu mendengar dan bertindak untuk kepentingan masyarakat.
“Kita tidak bisa terus berjalan di tempat sementara dunia melaju cepat. Kita butuh kepemimpinan yang mendengar, bertindak, dan pemimpin yang berani pasang badan untuk masyarakatnya,” katanya.
Ia berharap Desa Sukaindah dapat menjadi lebih baik ke depannya.
“Kita wujudkan Sukaindah lebih baik ke depannya. Yang belum baik kita bikin lebih baik,” tandasnya.





