Kampanye Akbar Cakades Sukaraya H. Mulyono Dibanjiri Pendukung

PENJURU.ID | KABUPATEN BEKASI — Kampanye akbar para calon kepala desa (cakades) se-Kabupaten Bekasi menjadi momentum untuk menunjukkan kekompakan dan dukungan masyarakat terhadap masing-masing calon. Antusiasme tersebut merupakan hasil dari proses sosialisasi dan berbagai pertemuan yang dilakukan para cakades sebelum memasuki tahapan kampanye.

Hal itu terlihat dalam kampanye akbar Calon Kepala Desa (Cakades) Sukaraya, H. Mulyono, yang digelar pada Selasa (15/9/2026). Massa pendukung H. Mulyono memadati lokasi kegiatan dan datang dari Dusun I, Dusun II, hingga Dusun III.

Bacaan Lainnya

Para pendukung hadir untuk menunjukkan kekompakan sekaligus kesiapan mereka memberikan dukungan kepada H. Mulyono sebagai calon Kepala Desa Sukaraya untuk periode 2026-2034.

Pantauan di lokasi, massa pendukung terlihat membludak dengan menggunakan berbagai kendaraan, mulai dari sepeda motor, mobil pribadi, mobil bak terbuka (losbak), hingga odong-odong.

Saat rombongan pawai mulai bergerak menuju jalan raya, sempat terjadi kepadatan arus lalu lintas. Tim sukses bersama anggota Pemuda Pancasila (PP) turut membantu mengatur lalu lintas agar pawai berjalan tertib dan tidak mengganggu pengguna jalan secara berlebihan.

Di atas mobil komando, Dore, salah seorang tim pemenangan H. Mulyono, memberikan arahan kepada seluruh pendukung agar menjaga ketertiban selama mengikuti pawai.

Ia meminta para peserta tidak ugal-ugalan dan tetap menghormati pengguna jalan lainnya. Dore juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat pengguna jalan apabila kegiatan pawai tersebut mengganggu aktivitas mereka.

Usai pawai, seluruh massa kembali ke titik awal, yakni di kediaman H. Mulyono. Dore kemudian menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh warga Sukaraya, baik simpatisan maupun para koordinator dusun (kordus), yang telah ikut meramaikan pawai calon kepala desa nomor urut 4.

“Atas nama Haji Mulyono, saya ucapkan terima kasih banyak. Mohon maaf bilamana pelayanan kami tidak memuaskan atau masih kurang dari kata cukup. Saya atas nama pribadi juga memohon maaf,” ujar Dore.

Sementara itu, H. Mulyono mengaku tidak menyangka jumlah massa yang hadir dalam kampanye akbar tersebut begitu banyak. Ia mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sekitar 700 bungkus nasi untuk konsumsi para pendukung, namun jumlah tersebut ternyata tidak mencukupi.

“Saya menyiapkan nasi itu 700 bungkus. Ternyata kurang. Saya tidak tahu kalau ini di luar dugaan, massa yang datang begitu antusias. Berarti ini luar biasa. Saya memberikan apresiasi kepada seluruh warga,” ujar Mulyono.

Menurutnya, antusiasme masyarakat tersebut menjadi salah satu tolok ukur dukungan warga terhadap dirinya. Ia berharap tahapan selanjutnya, yakni pemungutan suara yang dijadwalkan pada 20 September 2026, dapat berjalan lancar.

“Semoga ini menjadi salah satu tolok ukur untuk kita semua agar warga bisa melihat siapa kita yang sebenarnya. Terima kasih kepada semuanya. Semoga pada tahapan berikutnya, tanggal 20, kita diberikan kemenangan dan diizinkan oleh Allah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya.

H. Mulyono kembali menyampaikan permohonan maaf apabila pelayanan dan jamuan yang disiapkan selama kegiatan kampanye akbar masih terdapat kekurangan.

“Pelayanan dan jamuan kami yang kurang memuaskan, sekali lagi saya mohon maaf,” katanya.

Dore juga menyampaikan apresiasi kepada para koordinator dusun yang telah membantu menggerakkan massa dan menjaga kelancaran kegiatan kampanye akbar tersebut.

“Untuk kordus, teman-teman dari kordus, baik dari Kordus Dusun 1, Kordus Dusun 2, maupun Kordus Dusun 3, terima kasih atas dukungannya,” tutup Dore.

Pos terkait