Api Membakar Lahan di Mangunharjo, Damkar Probolinggo Tiba Lima Menit Usai Laporan

PENJURU.ID | Probolinggo – Kepulan asap dan kobaran api mengundang perhatian warga di sekitar Makam Bujuk Macan Laut, Jalan Ikan Tenggiri, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, Senin (14/9/2026) sore. Kebakaran lahan tersebut langsung dilaporkan warga melalui Call Centre 112.

Laporan yang masuk pada pukul 16.22 WIB itu segera ditindaklanjuti Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Probolinggo. Petugas Regu 4 bergerak menuju lokasi dengan membawa Fire Truck 04 dan Fire Truck 02 untuk melakukan penanganan terhadap api.

Kasi Damkar Kota Probolinggo Dwi Arianto S.Sos.MM menyampaikan, petugas tidak membutuhkan waktu lama untuk mencapai lokasi kejadian. Dengan jarak tempuh sekitar dua kilometer, armada tiba di lokasi pada pukul 16.27 WIB.

“Laporan kami terima pukul 16.22 WIB dan lima menit kemudian personel sudah tiba di lokasi. Sesampainya di sana, petugas langsung melakukan pemadaman terhadap kebakaran lahan,” ujar Dwi Arianto.

Kecepatan penanganan menjadi salah satu upaya untuk mengantisipasi api merambat ke bagian lain. Terlebih, lokasi kejadian berada di area terbuka yang berpotensi membuat kobaran api menyebar apabila tidak segera dikendalikan.

Dalam proses pemadaman, Damkar Regu 4 juga mendapat dukungan dari Relawan Damkar (Redkar). Kolaborasi tersebut membuat proses penanganan di lapangan berlangsung secara aman dan terkendali.

Dwi Arianto menjelaskan, api berhasil dikondisikan sekitar pukul 16.57 WIB. Kendati demikian, petugas tidak langsung meninggalkan lokasi dan tetap melakukan penanganan lanjutan untuk memastikan kondisi benar-benar aman.

“Setelah api berhasil dikondisikan, personel tetap melakukan pengecekan dan penanganan sampai situasi dinyatakan kondusif. Secara keseluruhan proses pemadaman berjalan aman dan lancar,” jelasnya.

Penanganan kebakaran secara keseluruhan dinyatakan kondusif pada pukul 17.15 WIB. Tidak terdapat laporan korban maupun kerugian material akibat kejadian tersebut. Sementara dari informasi yang diterima petugas, kebakaran diduga bermula dari aktivitas pembakaran sampah.

Dwi pun kembali mengingatkan masyarakat agar berhati-hati menggunakan api di ruang terbuka. “Kami mengimbau masyarakat tidak membakar sampah sembarangan. Kalau memang harus membakar, pastikan lokasinya aman dan api benar-benar sudah padam sebelum ditinggalkan. Jika terjadi kebakaran, segera hubungi Call Centre 112 agar bisa ditangani secepat mungkin,” pungkasnya.

(Prasojo)

Pos terkait