Cilegon. Dimomentun HUT ke 27 Tahun kota Cilegon, beberapa tokoh pendiri kota Cilegon memberikan kritikan terhadap pemerintah yang dinilai lupa akan sejarah dan para tokoh pejuang pendiri kota Cilegon.
H. Habibudin salah satu tokoh pendiri kota Cilegon yang saat itu menjabat sebagai anggota DPRD yang ikut memperjuangkan berdirinya kota Cilegon melalui diplomasi politik menyayangkan pemerintah saat ini yang dinilai belum menghargai para pejuang pendiri kota Cilegon.
“Kita para pendiri kota Cilegon dari anggota DPRD kota Cilegon periode 1999-2004 belum sama sekali mendapatkan perhatian dari pemerintah setiap moment HUT kota Cilegon, padahal kami semua ikut memperjuangkan lahirkan kota Cilegon saat itu”ungkapnya. Minggu (26/04/2026).
Lanjutnya. Selain memperjuangkan lahirnya kota Cilegon anggota DPRD kota Cilegon periode pertama ini juga sudah banyak membuat perda dan membangun beberapa instansi dan pembangunan di kota Cilegon.
“Kita sudah buat 325 Perda untuk kota Cilegon seperti perda sekolah gratis, honor guru ngaji, honor RT/RW dan perda lainnya, serta berjuang membangun instansi seperti RSUD Cilegon, BPRS, PDAM dan PCM, kita bersama Walikota Cilegon saat itu Alm. Abah Aat Syafaat juga berjuang membangun Jalan Lingkar Selatan, Terminal Merak, Gedung DPRD yang saat ini digunakan”tegasnya.
Habib merasa miris terharap pemerintah saat ini yang dinilai tidak menghargai dan melupakan jasa-jasa para pendiri kota Cilegon.
“Sangat disayangkan jika jasa para pendiri kota Cilegon sebagai Anggota DPRD periode pertana tidak dihargai dan dilupakan, sedih rasanya ketika hari lahir kota Cilegon 27 april, kita tidak mendapatkan kesempatan untuk bersama dengan pemerintah merayakan HUT kota Cilegon bahkan terkesan HUT kota Cilegon dikuasai oleh para pejabat yang saat ini menjabat”ungkapnya.
H. Habib berharap dalam puncak HUT kota Cilegon tahun 2026 para pendiri kota Cilegon baik dari anggota DPRD maupun para ASN yang saat itu menjabat dan saat ini sudah pensiun seharusnya mendapatkan momentum yang indah dari pemerintah kota Cilegon saat ini, baik untuk menghadiri tahapan perayaan HUT Kota Cilegon maupun pemberian penghargaan terhadap tokoh pendiri.
“Selain anggota DPRD peruode pertama, perhatian juga harus diberikan kepada para pejabat eksekutif yang saat ini menjabat dan ikut memperjuangakan lahirnya kota Cilegon, paling tidak mereka di undang untuk mengikuti tahapan HUT Kota Cilegon ke 27 Tahun ini. Karena semua mempunyai peran untuk lahirnya kota Cilegon wajar jika para pensiunan dan mantan anggota DPRD mendapatkan perhatian dan penghargaan dari pemerintah kota Cilegon saat ini.





