PENJURU.ID | Probolinggo – Semangat berbagi manfaat melalui Al-Qur’an kembali diwujudkan oleh Gerakan Media Berbagi Al-Qur’an (GMBQ) melalui penyaluran lima mushaf wakaf Al-Qur’an terjemahan kepada Yayasan Panti Asuhan (YPA) Al-Falah, yang beralamat di Jalan Komak Indah 50, RT 008 RW 10, Desa Sumberkedawung, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, Minggu (17/05/2026) sore.
Penyaluran tersebut menjadi bagian dari komitmen GMBQ dalam mendukung penguatan pendidikan keagamaan di berbagai lembaga sosial dan pendidikan Islam, khususnya yang membina anak-anak yatim dan dhuafa.
Kehadiran tim GMBQ disambut hangat oleh pengurus serta anak-anak binaan YPA Al-Falah. Suasana sederhana namun penuh kebersamaan mewarnai proses penyerahan mushaf yang berlangsung dengan khidmat.
Lima mushaf Al-Qur’an terjemahan yang disalurkan diharapkan dapat menjadi sarana belajar yang bermanfaat, tidak hanya untuk membaca, tetapi juga memahami makna ayat-ayat suci yang terkandung di dalamnya.
Sekretaris GMBQ, Septyan Dwi Cahyo, menjelaskan bahwa program wakaf Al-Qur’an merupakan salah satu gerakan nyata untuk menghadirkan manfaat jangka panjang bagi umat.
“Gerakan ini lahir dari semangat berbagi dan kepedulian bersama. Alhamdulillah, hari ini kami dapat menyalurkan amanah berupa lima mushaf wakaf Al-Qur’an terjemahan kepada YPA Al-Falah. Semoga mushaf ini menjadi sumber ilmu, cahaya, dan keberkahan bagi anak-anak yang belajar di sini,” ujar Septyan Dwi Cahyo.
Ia menambahkan, setiap mushaf yang disalurkan merupakan hasil dukungan dari para donatur yang memiliki kepedulian terhadap pentingnya akses Al-Qur’an bagi masyarakat yang membutuhkan.
Menurutnya, GMBQ akan terus memperluas jangkauan program agar semakin banyak lembaga pendidikan, masjid, mushala, maupun panti asuhan yang dapat menerima manfaat serupa.
Sementara itu, Pengasuh YPA Al-Falah, Ust. Zamrony AM, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan kepada yayasan yang dipimpinnya.
“Bantuan ini sangat berarti bagi kami, khususnya untuk menunjang kegiatan belajar Al-Qur’an anak-anak di panti. Semoga Allah membalas segala kebaikan para donatur dan seluruh tim GMBQ dengan pahala yang berlipat ganda,” ungkap Ust. Zamrony AM.
Ia menegaskan bahwa mushaf yang diterima akan dimanfaatkan secara maksimal dalam kegiatan harian, mulai dari mengaji bersama hingga pembelajaran tafsir dasar bagi para santri.
Partisipan GMBQ wilayah Desa Sumberkedawung, Wahid Abdullah, juga menyampaikan bahwa keterlibatannya dalam kegiatan ini menjadi pengalaman berharga yang menguatkan nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Program seperti ini sangat mulia karena manfaatnya akan terus mengalir selama Al-Qur’an tersebut dibaca dan diamalkan. Saya berharap semakin banyak warga yang tergerak untuk ikut mendukung gerakan wakaf Al-Qur’an,” kata Wahid Abdullah.
Penyaluran wakaf Al-Qur’an ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur dan harapan agar kegiatan serupa terus diberi kelancaran pada masa mendatang.
Melalui langkah kecil namun penuh makna ini, GMBQ kembali menegaskan bahwa berbagi Al-Qur’an bukan sekadar memberi mushaf, melainkan turut menanamkan cahaya ilmu dan harapan bagi generasi penerus umat.
(Prasojo)





