Warga Geruduk Kantor Pemasaran Perumahan di Cikarang, Diduga Banjir Dampak Proyek Cinity

PENJURU.ID I Kabupaten Bekasi – Dampak dari pembangunan proyek Cinity, yang diduga menjadi penyebab banjir di pemukiman membuat warga  kapling, Kampung Kali Ulu, Desa Karangraharja, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, menggeruduk kantor pemasaran Cinity, Warga yang didominasi emak-emak memprotes pembangunan proyek Cinity yang diduga menjadi penyebab terjadinya banjir di lingkungan permukiman mereka, warga merasa dirugikan akibat aktivitas proyek tersebut.

Menurut keterangan warga, Anis Yulianti, banjir sudah ke dua kalinya terjadi setelah adanya pembangunan proyek Cinity. Air hujan yang sebelumnya dapat mengalir dengan lancar kini meluap ke permukiman warga, merendam rumah, jalan lingkungan, hingga fasilitas umum.

Bacaan Lainnya

“Dulu tidak pernah kebanjiran seperti ini. Sejak ada proyek itu, setiap hujan deras pasti air naik dan masuk ke rumah warga,” ujar Anis salah satu warga Kapling, Kampung Kali Ulu, Desa Karangraharja, Cikarang Utara, Kamis (22/01/2026).

Warga menduga sistem drainase proyek tidak berfungsi dengan baik, bahkan disebut menutup atau menghambat aliran air alami yang selama ini menjadi jalur pembuangan air hujan. Akibatnya, air melimpas ke permukiman warga.

Tak hanya merendam rumah, banjir juga mengganggu aktivitas warga. Sejumlah warga mengaku bingung, sementara warga mengalami kerugian materi akibat perabotan rumah tangga yang rusak terendam air.

Warga meminta pihak pengembang proyek Cinity dan pemerintah daerah untuk segera turun tangan dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem drainase proyek tersebut. Mereka berharap ada solusi konkret agar banjir tidak terus berulang setiap kali hujan turun.

Pos terkait