PENJURU.ID | Tangerang Selatan – Kamis, 25 Desember 2025 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Tangerang Selatan Julham Firdaus. menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) sebagai momentum konsolidasi dan penguatan barisan kader.
Rakercab dihadiri langsung oleh Ketua DPP Partai Demokrat Provinsi Banten, Hj. Iti Octavia Jayabaya, SE., MM, Wali Kota Tangerang Selatan H. Benyamin Davnie, Wakil Wali Kota, jajaran pengurus partai, serta para kader dan simpatisan.
Ketua DPP Demokrat Provinsi Banten, Hj. Iti Octavia Jayabaya dalam sambutannya menyebutkan bahwa Rakercab ini menjadi momentum penting bagi Partai Demokrat untuk kembali merapatkan barisan dan meneguhkan komitmen awal partai dalam mengawal jalannya pemerintahan, baik di tingkat pusat, provinsi, maupun daerah.
“Partai Demokrat berkomitmen untuk terus mengawal pemerintahan, mulai dari pemerintahan pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, pemerintahan Provinsi Banten, hingga pemerintahan Kota Tangerang Selatan yang dipimpin Pak Wali Kota dan Wakil Wali Kota,” ujar Iti.
Ia juga mengajak seluruh elemen untuk memahami tantangan pemerintahan saat ini, khususnya terkait pengelolaan anggaran daerah. Menurutnya, meningkatnya belanja pegawai, salah satunya untuk mengakomodasi kebijakan PPPK paruh waktu, berdampak pada berkurangnya belanja modal pembangunan.
“Ini harus dipahami bersama oleh masyarakat. Pemerintah daerah menghadapi banyak kewajiban mandatori. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi antara eksekutif, legislatif, serta seluruh pemangku kepentingan, termasuk media, agar solusi-solusi pembangunan dapat dijalankan secara optimal,” katanya.
Iti juga menyoroti pesatnya pertumbuhan penduduk di Kota Tangerang Selatan yang menjadi salah satu kota primadona di Provinsi Banten, dengan karakter sebagai kota modern dan religius. Hal tersebut, menurutnya, menuntut peran aktif seluruh elemen, termasuk partai politik dan generasi muda, dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
Sementara itu, Wali Kota Tangerang Selatan H. Benyamin Davnie dalam kesempatan tersebut menyampaikan langkah strategis Pemerintah Kota Tangsel dalam penanganan persoalan sampah. Ia menegaskan bahwa mulai tahun ini, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang tidak lagi digunakan sebagai lokasi pembuangan sampah.
“Gunungan sampah di Cipeucang harus hilang. Ke depan, kawasan tersebut akan ditata menjadi ruang terbuka hijau. Untuk jangka pendek, kami bekerja sama dengan daerah lain yang membutuhkan sampah kita untuk diolah menjadi energi listrik,” jelas Benyamin.
Ia menambahkan, pada tahun 2026 mendatang, dengan dukungan DPRD, Pemkot Tangsel akan membangun Material Recovery Facility (MRF) di kawasan Cipeucang sebagai bagian dari pengelolaan sampah berbasis teknologi. Selain itu, Pemerintah Kota juga telah menerbitkan Keputusan Wali Kota tentang status darurat sampah yang berlaku hingga pertengahan Januari dan dapat diperpanjang sesuai kondisi di lapangan.
Rakercab DPD Partai Demokrat Kota Tangerang Selatan diharapkan menjadi penguat sinergi antara partai politik dan pemerintah daerah dalam menjawab tantangan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Tangerang Selatan.
(Adella)





