PENJURU. ID | Jeneponto – Program pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam kegiatan TMMD ke-128 Tahun 2026 Kodim 1425/Jeneponto mulai berjalan di Dusun Bonto Te’ne, Desa Arpal, Kecamatan Arungkeke, Jumat (15/5/2026).
Rumah milik keluarga Daeng Tompo kini memasuki tahap awal pembangunan. Tiang-tiang rumah mulai ditegakkan sebagai rangka dasar bangunan baru bagi warga penerima manfaat.
Di lokasi pekerjaan, material bangunan tampak telah tersusun rapi untuk mendukung proses pembangunan selanjutnya. Suasana gotong royong pun terlihat sejak pagi hari.
Personel TNI, Polri, bersama masyarakat bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan. Sebagian mengangkat kayu, sebagian lainnya menahan rangka agar tetap kokoh saat dipasang.
Kebersamaan warga dan aparat terlihat begitu kuat di lapangan. Pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan ketepatan pemasangan dan kekuatan struktur bangunan.
Pembangunan tiang rumah ini menjadi awal dari rangkaian pengerjaan RTLH hingga nantinya rumah tersebut selesai dan siap dihuni oleh keluarga penerima manfaat.
Dansatgas TMMD ke-128 Kodim 1425/Jeneponto, Abdul Muthalib Tallasa menegaskan bahwa program RTLH merupakan sasaran fisik TMMD yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Menurutnya, setiap tahapan pekerjaan dilakukan dengan pengawasan agar hasil pembangunan memenuhi standar kelayakan dan aman untuk digunakan dalam jangka panjang.
Ia juga menilai keterlibatan TNI, Polri, dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan program TMMD di wilayah tersebut.
“Program ini kami harapkan benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat,” tegas Dansatgas.





