TMMD Kodim 1425/Jeneponto Rampungkan Jalan 1.100 Meter, Akses Dua Desa Kini Terhubung

PENJURU. ID | Jeneponto – Program TMMD ke-128 Tahun 2026 Kodim 1425/Jeneponto kembali menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat pedesaan. Jalan rabat beton sepanjang 1.100 meter kini resmi rampung dan menjadi penghubung antara Desa Arpal, Kecamatan Arungkeke dengan Desa Camba-camba, Kecamatan Batang, Kabupaten Jeneponto.

Jalan yang sebelumnya sulit dilalui saat musim hujan, kini berubah menjadi akses yang kokoh, rapi, dan siap digunakan masyarakat untuk berbagai aktivitas sehari-hari.

Pembangunan jalan tersebut menjadi salah satu sasaran fisik TMMD yang dikerjakan penuh semangat gotong royong oleh Satgas TMMD bersama warga setempat.

Di bawah terik matahari, proses pengerjaan dilakukan secara bertahap hingga akhirnya tuntas sesuai target yang telah direncanakan.

Kini, masyarakat mulai merasakan langsung manfaat dari hadirnya akses jalan baru tersebut. Mobilitas warga menjadi lebih mudah, termasuk untuk aktivitas pendidikan, pertanian, hingga distribusi hasil kebun masyarakat.

Jalur yang dulunya berlumpur dan sulit dilintasi kendaraan, kini mampu mempersingkat waktu tempuh antar dua desa yang selama ini cukup terisolasi.

Keberadaan jalan rabat beton itu tidak hanya menjadi pembangunan infrastruktur semata, tetapi juga simbol harapan dan kemajuan bagi masyarakat desa.

Program TMMD pun kembali membuktikan komitmen TNI dalam membantu percepatan pembangunan wilayah pedesaan serta menjawab kebutuhan dasar masyarakat.

Dansatgas TMMD ke-128 Tahun 2026 Kodim 1425/Jeneponto, Abdul Muthalib Tallasa menegaskan, rampungnya pembangunan jalan sepanjang 1.100 meter tersebut merupakan bentuk nyata pengabdian TNI melalui program TMMD.

“Ini bukan sekadar pembangunan jalan, tetapi membangun akses kehidupan masyarakat agar lebih mudah, lebih cepat, dan lebih sejahtera,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan tersebut tidak lepas dari dukungan penuh masyarakat yang sejak awal ikut terlibat dalam proses pengerjaan.

Menurutnya, semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi kekuatan utama hingga seluruh pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik.

“Kami berharap jalan ini benar-benar dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial masyarakat di dua desa yang terhubung,” imbuhnya.

Dengan rampungnya pembangunan ini, masyarakat diharapkan dapat bersama-sama menjaga dan merawat jalan tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh generasi mendatang.

Pos terkait