Seminar Awal Digelar, Tim PPK Ormawa BKMF Sinapsis FIKK UNM Siap Jalankan Pengabdian di Desa Beroanging

PENJURU. ID| JENEPONTO – Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) BKMF Sinapsis Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Makassar (UNM) resmi memulai rangkaian program pengabdian masyarakat di Desa Beroanging, Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto, melalui pelaksanaan Seminar Awal yang digelar pada Jumat (26/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya program pengabdian mahasiswa yang akan berlangsung selama beberapa bulan ke depan dengan melibatkan pemerintah desa, tenaga kesehatan, serta masyarakat setempat.

Mengusung program bertajuk “Baruga Sipakatau (Sistem Kesehatan Terpadu) Berbasis Local Digital Health Center Beroanging”, Tim PPK Ormawa BKMF Sinapsis FIKK UNM berupaya menghadirkan inovasi pelayanan dan pendataan kesehatan berbasis digital guna mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat serta pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Desa.

Seminar awal ini dihadiri oleh Camat Bangkala Barat, Kepala Desa Beroanging, Kepala UPT Puskesmas Barana, perangkat desa, tokoh masyarakat, kader kesehatan, serta warga setempat. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program pengabdian mahasiswa.

Kepala Desa Beroanging, Nurdin Nur, berharap pelaksanaan program dapat berjalan secara kolaboratif antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat.

“Kami berharap terjalin kerja sama yang baik antara pemerintah desa dan Tim PPK Ormawa, termasuk dalam mendukung berbagai kegiatan kesehatan masyarakat seperti Program Makanan Tambahan (PMT). Semoga adik-adik mahasiswa dapat membantu mengatasi berbagai persoalan kesehatan masyarakat serta terus membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah desa,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala UPT Puskesmas Barana, Nani Sumaryanti, menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung pelaksanaan program melalui penyediaan data dan informasi kesehatan masyarakat yang dibutuhkan oleh tim pelaksana.

“Kami siap memberikan dukungan data dan informasi terkait kondisi kesehatan masyarakat. Kami juga berharap adanya partisipasi aktif dari pemerintah desa dan masyarakat agar seluruh program dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata,” katanya.

Dukungan serupa disampaikan Camat Bangkala Barat, Andi Ijo Paramisang. Menurutnya, program pengabdian mahasiswa merupakan wadah pembelajaran sekaligus bentuk kontribusi nyata kepada masyarakat.

“Kami berharap tim pelaksana mampu menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat dan menjadikan kegiatan ini sebagai pengalaman pengabdian yang bermakna. Semoga kehadiran Tim PPK Ormawa dapat memberikan manfaat bagi masyarakat maupun mahasiswa,” ungkapnya.

Usai memberikan sambutan, Camat Bangkala Barat secara resmi membuka Seminar Awal PPK Ormawa BKMF Sinapsis FIKK UNM sebagai tanda dimulainya seluruh rangkaian kegiatan pengabdian di Desa Beroanging.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan program kerja Baruga Sipakatau, diskusi, serta sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Melalui forum tersebut, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara mahasiswa, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat guna mewujudkan program pengabdian yang berkelanjutan serta berdampak nyata terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Desa Beroanging.

Pos terkait