Sambang Lansia di Panti Werdha Muhammadiyah, PAPESA dan TP PKK Jrebeng Wetan Hadirkan Edukasi, Keceriaan, dan Kepedulian

PENJURU.ID | Probolinggo – Semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan Perkumpulan Peduli Sampah (PAPESA) Kota Probolinggo bersama TP PKK Kelurahan Jrebeng Wetan melalui kegiatan Sambang Lansia di Panti Tresna Werdha Muhammadiyah Kota Probolinggo, Jalan Soekarno Hatta, Senin (1/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus bentuk penghormatan kepada para lanjut usia yang selama ini telah memberikan kontribusi bagi keluarga maupun lingkungan masyarakat.

Puluhan lansia penghuni panti tampak antusias menyambut kedatangan rombongan PAPESA dan TP PKK Kelurahan Jrebeng Wetan. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan langsung terasa sejak awal kegiatan.

Tidak sekadar berkunjung, para peserta juga membawa misi edukatif melalui sosialisasi pengelolaan sampah yang disampaikan langsung oleh Ketua PAPESA Kota Probolinggo, Syaifuddin.

Materi yang diberikan dikemas ringan dan mudah dipahami, dengan fokus pada pentingnya menjaga kebersihan lingkungan melalui kebiasaan memilah sampah serta mengurangi sampah rumah tangga.

Menurut Syaifuddin, edukasi pengelolaan sampah perlu dilakukan kepada seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang usia, karena menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

“Kami ingin menunjukkan bahwa edukasi lingkungan bisa dilakukan di mana saja dan kepada siapa saja. Lansia juga memiliki peran penting sebagai teladan dalam keluarga, sehingga pesan-pesan tentang kebersihan lingkungan tetap relevan untuk disampaikan kepada mereka,” kata Syaifuddin.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya PAPESA dalam mengintegrasikan gerakan lingkungan dengan aksi sosial kemasyarakatan.

“Selama ini PAPESA dikenal sebagai komunitas yang bergerak di bidang kepedulian sampah dan lingkungan. Namun bagi kami, kepedulian tidak boleh berhenti pada persoalan lingkungan saja. Kepedulian juga harus menyentuh aspek kemanusiaan, termasuk memberikan perhatian kepada para lansia yang membutuhkan teman, dukungan, dan kasih sayang,” ujarnya.

Usai sesi edukasi, suasana berubah semakin meriah ketika memasuki agenda permainan ceria yang dipandu Ketua Pokja 1 TP PKK Kelurahan Jrebeng Wetan, Listijowati.

Berbagai permainan sederhana dan interaktif membuat para lansia tersenyum dan tertawa bersama. Bahkan beberapa peserta terlihat aktif berpartisipasi mengikuti seluruh rangkaian permainan.

Keceriaan tersebut menjadi momen yang dinilai sangat berharga karena mampu menghadirkan semangat positif bagi para penghuni panti.

Ketua Pokja 1 TP PKK Kelurahan Jrebeng Wetan, Listijowati, mengatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kunjungan sosial, melainkan bentuk perhatian dan penghargaan kepada para orang tua yang kini memasuki masa lanjut usia.

“Kami ingin para lansia merasakan bahwa mereka tidak sendiri. Kehadiran kami di sini merupakan bentuk kasih sayang dan penghormatan kepada mereka. Kami berharap kegiatan sederhana ini bisa memberikan kebahagiaan dan semangat baru bagi para penghuni panti,” ungkapnya.

Listijowati yang mewakili Ketua TP PKK Kelurahan Jrebeng Wetan Nelly Indrakirana menambahkan bahwa kebersamaan menjadi obat yang sangat berarti bagi para lansia.

“Terkadang yang dibutuhkan para lansia bukan hanya bantuan materi, tetapi juga perhatian, teman berbicara, dan kehadiran orang-orang yang peduli. Karena itu kami berupaya menghadirkan suasana yang hangat, penuh canda, dan kekeluargaan selama kegiatan berlangsung,” tuturnya.

Menurutnya, TP PKK Kelurahan Jrebeng Wetan akan terus mendukung berbagai kegiatan sosial yang berorientasi pada penguatan nilai-nilai kemanusiaan di masyarakat.

Di sela kegiatan, PAPESA dan TP PKK Kelurahan Jrebeng Wetan juga menyerahkan bingkisan kepada para lansia sebagai bentuk perhatian dan kepedulian.

Bingkisan tersebut diterima dengan penuh rasa syukur oleh para penghuni panti. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis disertai interaksi hangat antara relawan dan para lansia.

Syaifuddin menegaskan bahwa bantuan yang diberikan mungkin tidak bernilai besar secara materi, namun diharapkan mampu menjadi simbol bahwa masih banyak pihak yang peduli terhadap keberadaan para lansia.

“Nilai terpenting dari kegiatan ini bukan pada isi bingkisan yang kami berikan, melainkan pada pesan bahwa para lansia tetap menjadi bagian penting dari masyarakat. Mereka berhak mendapatkan perhatian, penghormatan, dan kasih sayang dari generasi yang lebih muda,” tegasnya.

Ia juga berharap kegiatan serupa dapat menjadi inspirasi bagi komunitas, organisasi, maupun masyarakat luas untuk lebih aktif melakukan aksi sosial.

“Kami percaya bahwa kebahagiaan dapat tercipta dari hal-hal sederhana. Menyapa, mendengarkan cerita, dan meluangkan waktu bersama para lansia merupakan bentuk kepedulian yang sangat berarti. Jika semakin banyak pihak melakukan hal yang sama, maka nilai-nilai gotong royong dan kemanusiaan akan semakin kuat di tengah masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Listijowati menilai kolaborasi antara PAPESA dan TP PKK Kelurahan Jrebeng Wetan menjadi contoh sinergi positif yang mampu menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi ini. Kegiatan hari ini menunjukkan bahwa ketika organisasi masyarakat, komunitas, dan kader PKK bersatu, maka banyak hal baik yang bisa diwujudkan untuk membantu sesama,” katanya.

Pendanaan kegiatan berasal dari TP PKK Kelurahan Jrebeng Wetan dan PAPESA Kota Probolinggo. PAPESA sendiri diketahui merupakan salah satu anggota Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kota Probolinggo yang berada di bawah pembinaan BPBD Kota Probolinggo.

Melalui kegiatan Sambang Lansia tersebut, seluruh pihak berharap semangat kepedulian sosial terus tumbuh dan menjadi budaya di tengah masyarakat. Dengan mengusung pesan “Satu Langkah Kepedulian, Sejuta Senyum Kebahagiaan”, kegiatan itu tidak hanya menghadirkan bantuan dan hiburan, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta, penghormatan, dan perhatian kepada para lansia sebagai bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat.

(Prasojo)

Pos terkait