PENJURU.ID | PONDOK AREN,TANGERANG SELATAN – Kemeriahan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMKN 2 Kota Tangerang Selatan resmi mencapai puncaknya pada hari kelima, Jumat (17/07). Agenda hari terakhir ini ditutup dengan pameran (demo) ekstrakurikuler yang sukses menyita perhatian ratusan pasang mata, terutama lewat penampilan memukau dari tim Paskibra dan Ekstrakurikuler Seni Tari Tradisional Adat Aceh.
Acara yang berlangsung di lapangan utama sekolah ini menjadi wadah bagi para siswa baru untuk menentukan minat dan bakat mereka. Sejak pagi hari, atmosfer lapangan sudah dipenuhi semangat tinggi dari para peserta didik baru serta kakak kelas yang unjuk gigi mempromosikan ekskul masing-masing.
Ketegasan Paskibra dan Kecepatan Tari Aceh yang Menghipnotis
Daya tarik utama dalam penutupan kali ini terletak pada transisi apik antara kedisiplinan dan keindahan seni budaya. Lapangan hijau SMKN 2 Tangsel bergetar saat tim Paskibra memasuki area dengan langkah tegap yang kompak, formasi baris-berbaris yang presisi, serta aksi pembentangan bendera yang dramatis, memicu decak kagum luar biasa dari para penonton.
Tak berselang lama setelah ketegasan Paskibra membius lapangan, gemuruh tepuk tangan kembali pecah saat tim Tari Tradisional mengambil alih panggung. Membawakan tarian khas Aceh yang sarat akan formasi rapat, ketukan cepat, dan tepukan dada yang harmonis, mereka berhasil menghipnotis seluruh pasang mata.
Sorakan riuh langsung pecah saat para penari mempercepat tempo gerakan mereka secara serempak tanpa ada satu pun kesalahan. Kostum cerah khas Serambi Mekkah yang mereka kenakan menambah estetika visual di tengah terik matahari pagi, memancarkan pesona budaya yang kuat di lingkungan sekolah modern.
Ajakan Menyeimbangkan Disiplin dan Kelestarian Budaya
Ketua panitia demonstrasi ekskul menyatakan bahwa kolaborasi penampilan hari ini dipersiapkan secara matang demi menarik minat generasi muda, khususnya siswa baru angkatan 2026/2027
“Kami ingin menunjukkan bahwa anak SMK tidak hanya fokus pada keahlian teknologi atau vokasi saja.
Melalui Paskibra kita belajar disiplin dan nasionalisme, dan melalui tarian Aceh ini kita menjadi garda terdepan dalam melestarikan warisan budaya Nusantara,” ujarnya di sela-sela acara, Jumat.
Dengan berakhirnya demo ekskul ini, rangkaian kegiatan MPLS resmi ditutup. Kepala sekolah SMKN 2 Tangerang Selatan
Dr. Akhmad Basuni, S.Pd.I., MA.Pd. berharap para siswa baru dapat memanfaatkan fasilitas ekstrakurikuler yang ada di SMKN 2 Tangsel sebagai wadah pengembangan karakter, kreativitas, dan disiplin diri di luar jam pelajaran normatif.
adella-



