“Pusaka-Pusaka Presiden RI Pertama dan Ke Dua”

PENJURU.ID | Jakarta – Menurut sumber yang dapat dipercaya, A1, (Maaf tak dapat disebutkan namanya), dikatakan bahwa di era Presiden RI pertama Ir. Soekarno (pada zamannya), ia memiliki berbagai pusaka yang sangat luar biasa dahsyatnya.

Pusaka-pusaka itu disimpan di suatu ruang istana dan siapapun tak ada yang boleh memasuki ruangan sakral tersebut.

Pusaka-pusaka itu, dipercayakan pada seorang ahlinya. Namanya “Pak Subuh”. Dialah orang kepercayaan Bung Karno di bidang spiritualnya yang khusus menjaga dan merawatnya.

Adapun Pak Subuh ini merupakan sosok yang linuwih dan mumpuni pada zamannya. Ia orang yang sangat teliti dan telaten dalam merawat benda-benda tersebut. Misalnya kapan harus dibersihkan benda-benda itu dengan beragam wewangian berupa kembang tujuh rupa dan air tempuran tujuh rupa di waktu-waktu tertentu.

Sugestinya Presiden RI pertama ini memiliki wibawa dan kharismatik yang sangat luar biasa dahsyatnya. Terbukti dengan adanya berbagai peristiwa yang dialami Bung Karno. Ia bisa lolos dari serangan fisik maupun non fisik.

Hanya saja, ketika Pak Subuh meninggal tak ada penerusnya yang linuwih dan mumpuni sehingga pamor Bung Karno mulai pudar hingga jatuhnya pada tahun 1965-an.

Seperti diketahui penggantinya adalah Presiden Soeharto. Iapun dibekali pusaka-pusaka yang sangat luar biasa dahsyatnya. Pak Harto, mempercayakannya kepada assisten pribadinya, Letnan Jenderal TNI (Purn), “Soedjono Hoemardhani”, sebagai spiritualnya.

Setelah Soedjono Hoemardhani wafat. Lalu digantikan oleh Mayor Jenderal TNI (Purn), “Sampoerno”, yang berkedudukan sebagai Karumga Istana Kepresidenan.

Pak Sampoerno digantikan ole “Joop Ave”, berkedudukan sebagai Karumga Istana.

Nah, diduga, sejak Joop Ave inilah pamor kewibawaan dan kharismatiknya Pak Harto mulai pudar hingga jatuhnya di era Reformasi pada tahun 1998. Salam. 🙏

Jakarta, 19 September 2022.
Penulis : Joko Darmawan.

Gambar : Istana Negara RI yang menghadap kali Ciliwung, Jln. Ir. H. Juanda, Jakarta Pusat.

Pos terkait