PENJURU.ID | Probolinggo – Warga Jalan KH Hasan Genggong, Gang Melati, Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Kanigaran, dikejutkan dengan amukan si jago merah dari sebuah toko pada Kamis malam, 16 April 2026. Peristiwa itu langsung dilaporkan warga ke Mako Damkar Kota Probolinggo pukul 20.53 WIB.
Merespons laporan tersebut, Regu 3 Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Probolinggo bergerak cepat. Pukul 20.55 WIB armada diberangkatkan dan tiba di lokasi empat menit kemudian, tepatnya 20.59 WIB. Tanpa jeda, petugas langsung menggelar selang dan melakukan pemadaman.
Tiga unit fire truck dikerahkan sekaligus untuk memaksimalkan penanganan. Masing-masing Fire Truck 04 dengan kapasitas 4.000 liter, Fire Truck 02 berkapasitas 5.000 liter, dan Fire Truck 01 berkapasitas 10.000 liter. Dukungan logistik air yang besar membuat api cepat dilokalisir.
Upaya personel membuahkan hasil. Dalam waktu enam menit sejak tiba, api dinyatakan terkondisikan pada pukul 21.05 WIB. Petugas kemudian melanjutkan pembasahan hingga benar-benar aman. Pukul 22.15 WIB, situasi di lokasi sudah kondusif dan lalu lintas sekitar yang sempat ramai kembali lancar.
Kabid Pemadam Kebakaran Kota Probolinggo Try Setyo Anggodo yang hadir di lokasi menyebut kecepatan laporan warga sangat membantu. “Laporan masuk 20.53 WIB, kami berangkat 20.55 WIB, dan 20.59 WIB sudah di TKP. Respons cepat ini yang bikin api tidak meluas. Untuk korban jiwa nihil,” ucap Try Setyo Anggodo.
Soal penyebab dan total kerugian, Try Setyo Anggodo mengatakan masih dalam proses. “Penyebab kebakaran dan nilai kerugian masih kami selidiki bersama pihak kepolisian. Yang penting warga selamat dan bangunan sekitarnya aman,” tambahnya.
Informasi awal yang diterima Damkar menyebut titik api berada di toko wilayah selatan Randu Pangger. Kondisi cuaca cerah malam itu membuat jarak pandang jelas dan akses menuju lokasi tidak terkendala, sehingga armada bisa melaju tanpa hambatan berarti.
Penanganan di lapangan melibatkan banyak personel. Dari Damkar ada Nasrul dan Bambang dari Regu 02, Imam dari Regu 04, serta PTI Pak Nurul dan Pak Satiman. Unsur Redkar yang turun yakni Apan, Ryan, Salman, Wahyu, Radit, Fandi, Nabilla, Faris, dan Razel.
Polres Kota Probolinggo, Satpol PP Kota Probolinggo, serta Linmas Kota Probolinggo juga bersiaga di lokasi untuk pengamanan dan pengaturan warga. Sinergi lintas instansi ini membuat proses pemadaman berlangsung tertib.
Try Setyo Anggodo menutup dengan imbauan agar masyarakat menyimpan nomor darurat damkar dan segera melapor jika melihat tanda-tanda kebakaran. “Jangan tunggu besar. Laporkan cepat, kami siap 24 jam,” tegasnya.
(Prasojo)





