
Poros Muda Budak Jambi menyatakan sikap tegas untuk menggelar aksi unjuk rasa sebagai bentuk tekanan publik terhadap lambannya penanganan dugaan kasus yang terjadi di Bank 9 Jambi.
Gerakan ini muncul sebagai respons atas belum terlihatnya langkah konkret dari aparat penegak hukum, baik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) maupun Mabes Polri, dalam menindaklanjuti kasus yang menjadi perhatian luas masyarakat tersebut.
Poros Muda menilai bahwa persoalan di Bank 9 Jambi tidak bisa dianggap sepele, mengingat kaitannya dengan pengelolaan keuangan daerah dan kepercayaan publik terhadap institusi perbankan. Lambannya penanganan justru berpotensi memperbesar spekulasi dan menurunkan kepercayaan masyarakat.
Dalam aksinya nanti, Poros Muda Budak Jambi akan mendesak KPK dan Mabes Polri untuk segera mengambil langkah konkret dan transparan dalam mengusut tuntas kasus ini, termasuk memeriksa seluruh pihak yang diduga terlibat tanpa pandang bulu.
Selain itu, mereka juga menuntut dilakukan audit menyeluruh terhadap proyek-proyek strategis di Bank 9 Jambi, khususnya proyek keamanan digital perbankan, guna memastikan tidak adanya penyimpangan dalam proses pengadaan maupun pelaksanaannya.
Poros Muda Budak Jambi menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk kontrol sosial generasi muda terhadap jalannya penegakan hukum. Mereka memastikan akan terus mengawal kasus ini hingga ada kejelasan dan kepastian hukum.
Jika tidak ada perkembangan signifikan dalam waktu dekat, aksi akan terus berlanjut dengan skala yang lebih besar sebagai bentuk tekanan moral kepada aparat penegak hukum.





