Pupuk Urea Subsidi Langka Anggota Koramil Sukapura Cari Alternatif Pupuk Pertanian di Wilayah Bromo

PENJURU.ID | Probolinggo – Langkanya pupuk urea bersubsidi di Kabupaten Probolinggo membuat para petani kelimpungan khususnya Petani Sayur di wilayah lereng gunung bromo pasalnya hasil panen mereka tidak optimal.

Menanggapi keluhan para petani di wilayah teritorialnya, Bintara Tinggi Komunikasi Sosial (Bati Komsos) Komando Rayon Militer (Koramil) 0820/08 Sukapura, Pelda Nurhudha Dodik Haryono mencarikan solusi alternative terbaik terkait keluhan tersebut.

Hal pertama yang dilakukan dodik adalah mengunjungi toko – toko pertanian yang menyediakan pupuk urea bersubsidi diantaranya milik Pak Heri yang berada di jalan raya bromo namun memang toko tersebut mengatakan stock kosong.

” sudah kami telusuri disetiap toko obat – obat an pertanian, namun memang stock di toko tersebut banyak yang kosong akibat kelangkaan yang terjadi beberapa pekan terakhir ini,”  Jelas Dodik.

Ia mengatakan, terkait adanya pemberitaan yang beredar di media bahwa Plh Bupati Probolinggo, Ugas Irwanto akan membasmi mafia Pupuk Subsidi (urea) melalui program PATAS unggulannya.

” Kami mendukung penuh apa yang dilakukan oleh Plh Bupati Probolinggo bersama tim satgas PATAS dengan membasmi para mafia yang berkeliaran di wilayah Probolinggo dan merugikan para petani kita, karena saat ini harga pupuk dan obat obatan naik dan harga hasil panen malah turun. Sehingga hal ini dikeluhkan oleh petani dipelosok pegunungan Sukapura,” ucapnya.

Di wilayah Kecamatan Sukapura, merupakan petani sayur dan holtikultura, maka tidak mendapatkan kuota pupuk Subsidi khususnya urea. Petani ini untuk memenuhi kebutuhan kandungan Nitrogen yang biasa terdapat di pupuk Urea Subsidi, bisa memakai pupuk lain yang mengandung unsur Nitrogen zat perangsang tumbuh, dan beberapa cara kreatif sendiri dalam memenuhi kebutuhan tanaman.

” Bahkan sebagian petani di wilayah Sukapura, sudah lama meninggalkan pupuk urea, karena sudah berfikiran maju, dengan memahami kebutuhan tanaman baik untuk pengolahan tanah serta obat serangga pengganggu tanaman. Kondisi lahan pertanian relatif aman dalam situasi hujan yang masih normal di pegunungan lereng gunung bromo,”  tutupnya.

(Prasojo)

Pos terkait