PENJURU. ID | Buton – Sekelompok pemuda dari Desa Tira, Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan mendatangi kantor Polres Buton guna mempertanyakan kejelasan penyelidikan terhadap kasus penyerangan dari Desa tetangga yaitu Desa Bahari 1, bahari 2 dan Bahari 3 yang terjadi 20 November 2020 lalu.
Menurut Ardin, salah satu perwakilan dari kelompok pemuda Desa Tira mengatakan pihaknya mendatangi kantor Polres Buton guna mempertanyakan kejelasan soal penyerangan beberapa kelompok dari desa sebelah.
“Terakhir kemarin kami datangi kantor Polres Buton pertanyakan kejelasan penyelidikan kasus, namun jawaban dari pihak Polres masih sama yaitu masih tahap penyelidikan,” Lanjut Ardin.

“ Setelah shalat Jum’at mereka menyerang secara sengaja dengan pengawalan dari pihak kepolisian, rumah dihancurkan, motor di bakar sampai kandang ayam diporakporandakan bahkan terjadi lemparan bom saat itu,”.kata Ardin, Selasa (19/01/2021).
Meninjau Kerusuhan yang dilakukan oleh kelompok masyarakat tersebut dapat merugikan orang lain seharusnya pihak kepolisian yang dapat menghentikan aksinya.
“Kami menganggap waktu 2 bulan sejak kejadian penyerangan harus nya pihak kepolisian sudah menyelesaikan perkara tersebut dengan baik dan benar. Waktu 2 bulan kami pikir, itu waktu yang lama untuk diselidiki namun sampai saat ini, masih ngambang dan belum ada titik klimaks soal penuntasan perkara.” Ungkap Ardin
Begitu juga yang disampaikan oleh salah satu tokoh BPD Desa Tira La Ode Basri, ia dan seluruh warga Desa Tira berharap agar pihak kepolisian secepatnya bisa menyelesaikan perkara tersebut agar tidak menimbulkan perselisihan baru antara kedua desa.(*)





