PENJURU.ID | KABUPATEN BEKASI – Sebanyak 154 kepala desa (kades) terpilih di Kabupaten Bekasi resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja, Rabu (4/11/2026).
Pelantikan ini menjadi awal baru bagi pemerintahan desa di Kabupaten Bekasi. Prosesi pelantikan berlangsung di Plaza Pemerintah Kabupaten Bekasi, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat. Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi para kepala desa untuk memulai tugas dan tanggung jawab dalam memimpin serta memberikan pelayanan kepada masyarakat di wilayah masing-masing.
Suasana pelantikan berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Ratusan simpatisan, keluarga, serta kerabat para kepala desa terpilih memadati lokasi acara untuk menyaksikan secara langsung prosesi pengambilan sumpah jabatan.
Sejumlah tamu undangan tampak mengenakan pakaian kebaya dan batik. Bahkan, tidak sedikit keluarga dan pendukung yang membawa rangkaian bunga sebagai bentuk ucapan selamat sekaligus dukungan kepada para kepala desa yang baru dilantik.
Di tengah kemeriahan tersebut, Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja mengingatkan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni kemenangan dalam kontestasi politik tingkat desa. Lebih dari itu, pelantikan merupakan awal dari tanggung jawab besar dalam mengemban amanah masyarakat.
Menurutnya, para kepala desa harus menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga kepercayaan masyarakat, serta mengutamakan kepentingan warga di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
Dengan masa jabatan selama delapan tahun, para kepala desa diharapkan mampu mengoptimalkan program pembangunan desa, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, para kepala desa juga dituntut menjaga kondusivitas wilayah, membangun komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat, serta merangkul semua pihak tanpa membedakan pilihan politik saat pelaksanaan Pilkades.
Masyarakat kini menaruh harapan besar agar para pemimpin desa yang baru dilantik mampu membuktikan janji dan komitmennya melalui kerja nyata demi kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat.





