Pada Kegiatan Musdes APBDesa TA 2021, Kades Tombolo Ajak Warganya Lakukan Vaksin

PENJURU. ID | Jeneponto – Pemerintah Desa Tombolo telah melaksanakan Musyawarah Desa penetapan APBDes tahun anggaran 2021 yang berlangsung di Kantor Desa Tombolo, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto, Rabu (10/03/2021).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Tombolo, Supriadi, LP3MD Kabupaten Jeneponto Saharuddin Tompo, Pendamping Lokal dan Kecamatan, BPD dan Anggota, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Para Kepala Dusun, Tokoh Perempuan, Agama beserta Tokoh Masyarakat.

Dalam sambutannya Kepala Desa Tombolo, Supriadi, S mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang berkenan hadir pada kegiatan musyawarah Desa untuk penetapan rancangan APBDesa tahun anggaran 2021 ini.

“Terima Kasih kepada peserta yang hadir di kegiatan ini. Dalam musyawarah kali ini diharapkan bersama-sama untuk menyimak rancangan APBDes yang akan disampaikan, sehingga apabila ada yang perlu di revisi segera diperbaiki dan kemudian ditetapkan bersama.”sambut Kades Tombolo.

Selain itu, Supriadi juga menyampaikan kepada warganya bahwa dirinya mendapat surat dari Puskesmas akan dilakukannya Vaksinasi di desanya, sehingga mengajak kepada warga untuk sama sama menjadi peserta Vaksin, Baik dirinya sendiri Bersama perangkat desa supaya bisa memberikan gambaran kepada masyarakatnya.

Dalam hal ini, P3MD Kabupaten Jeneponto, Saharuddin Tompo menyampaikan beberapa hal bahwa hari ini pemerintah Desa dan BPD sudah menyepakati untuk menetapkan APBDesa.

“Sebelum penetapan ini dilakukan tentu semua itu melalui proses perencanaan, mulai dari musyawara Desa, RPJMdesa, musrembang Desa, setelah itu musyawara bersama dengan BPD untuk penetapan rancangan APBDesa, Asistensi Kabupaten dan hari ini kita menetapkan APBDesa.”ujar Saharuddin Tompo.

Pada kegiatan tersebut, iapun menyampaikan bahwa siapa saja yang terlibat pada kegiatan ini dengan niat yang tulus ingin membangun desa, maka akan menjadi nilai ibadah dimata Allah.

“Menjadi ibadah apabila kehadiran masyarakat mempunyai niat yang tulus untuk ingin membangun desa.” sambungnya

Ia pun mrnambahkan, ditahun ini akan segera melakukan Pemutahiran data IDM (Indeks Desa Membangun) yang dipasilitasi oleh teman teman PLD dengan Pendamping Desa dan kecamatan.

“Tahun Lalu Desa Tombolo, masuk Desa berkembang, mudah mudahan tahun ini ada peningkatan status Karna sudah banyak program program yang baru masuk didesa tombolo.”disinyalir.

Terkait peningkatan status Desa Tombolo di tahun 2020 lalu, menurutnya BLT yang banyak memakai anggaran, namun Desa Tombolo masuk kategori Desa berkembang.

“Tahun ini BLT Masih berlanjut 12 bulan tapi kalau ada perubahan kondisi, karna sampai saat ini Jeneponto masi sona kuning menuju sona hijau, kalau kondisi membaik maka boleh saja berubah lagi kebijakan bahkan tahun ini pemerintah menetapkan 8 ℅ dari total DD dianggarkan untuk kegiatan Desa aman Covid. Kemudian selanjutnya akan melakukan pembangunan didesa, baik pisik maupun pemberdayaan masyarakat maupun kegiatan lainnya.”tandas Saharuddin Tompo. (Mail)

Pos terkait