PENJURU. ID | Jeneponto – Polres Jeneponto melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Pallawa 2026 di Mapolres Jeneponto, Senin pagi. Kegiatan ini menandai dimulainya operasi selama 14 hari di wilayah hukum Polda Sulsel.
Apel dipimpin Kabag SDM Polres Jeneponto, Kompol Syahrul, S.H., M.H. Perwira upacara dijabat Kasat Lantas AKP Baharuddin, S.H., dan Komandan Upacara Kanit Patroli Lantas Ipda Zulhi Fajar.
Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Dandim 1425, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta sejumlah instansi terkait lainnya.

Dalam amanat Kapolda Sulsel yang dibacakan pimpinan apel, disoroti dinamika permasalahan lalu lintas yang semakin kompleks seiring pertumbuhan penduduk dan kendaraan bermotor.
Kapolda menegaskan bahwa kepatuhan pengguna jalan menjadi faktor utama dalam menciptakan keselamatan berlalu lintas.
Operasi Pallawa 2026 merupakan bagian dari program prioritas Kapolri Presisi yang mengedepankan pendekatan preventif dengan dukungan penegakan hukum.
Penindakan dilakukan melalui ETLE statis, mobile on board, ETLE hand held, serta teguran simpatik guna meningkatkan kesadaran dan simpati masyarakat.
Operasi ini bertujuan menekan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, mengurangi korban fatalitas, serta menciptakan Kamseltibcarlantas yang aman dan nyaman menjelang Idul Fitri 1447 H.
Dalam operasi ini, terdapat sembilan sasaran prioritas, mulai dari knalpot brong, kendaraan over dimensi dan over loading, hingga pelanggaran helm dan parkir di bahu jalan kawasan wisata.

Pada kesempatan yang sama, Kapolda Sulsel juga mencanangkan soft launching slogan “Polantas Mappatabe” sebagai wujud pelayanan Polantas yang santun, humanis, dan beretika.
Operasi Keselamatan Pallawa 2026 resmi berlangsung mulai 2 hingga 15 Februari 2026. Masyarakat diimbau untuk patuh berlalu lintas demi keselamatan bersama.





