PENJURU. ID | Jeneponto – Semangat pengabdian Satgas TMMD ke-128 Tahun 2026 Kodim 1425/Jeneponto kembali mendapat perhatian. Tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) TMMD dipimpin Brigjen TNI Jamaluddin, S.IP., meninjau langsung Desa Arpal, Kecamatan Arungkeke, Kamis (07/05/2026).
Kehadiran tim Wasev bukan sekadar peninjauan rutin. Ini menjadi simbol komitmen TNI memastikan pembangunan desa berjalan maksimal dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Rombongan disambut hangat oleh Dansatgas TMMD Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa, Forkopimda, pimpinan OPD, pemerintah kecamatan dan desa, tokoh masyarakat, serta warga. Nuansa budaya lokal terasa melalui pengalungan sarung dan Tari Padupa sebagai penghormatan.

Kegiatan diawali pembagian paket sembako, dilanjutkan sambutan Pj. Sekda Jeneponto Aspa Muji, paparan Dansatgas TMMD, sambutan Ketua Tim Wasev, dan peninjauan sasaran fisik seperti pengecoran rabat beton, sumur bor, dan RTLH.
Sasaran non-fisik juga mendapat perhatian, termasuk penyuluhan wawasan kebangsaan dan bahaya narkoba di SMK Negeri 7 Arungkeke yang diikuti siswa-siswi dengan antusias.
Pj. Sekda Aspa Muji mengapresiasi dedikasi TNI AD. Menurutnya, TMMD membuktikan negara hadir hingga pelosok desa, menghadirkan pembangunan yang menyentuh kebutuhan warga.
Ia menekankan kolaborasi TNI, pemerintah, dan masyarakat membangkitkan semangat gotong royong sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur.
Dansatgas TMMD Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa menegaskan fokus TMMD adalah pembangunan yang memberi manfaat jangka panjang. Sasaran fisik meliputi peningkatan jalan penghubung, pembangunan sumur bor, dan rehabilitasi rumah tidak layak huni.

Selain fisik, kegiatan non-fisik terus digencarkan. Penyuluhan pertanian, kesehatan, wawasan kebangsaan, edukasi sosial, dan pemeriksaan kesehatan dari rumah ke rumah diadakan untuk membangun kualitas sumber daya manusia dan ketahanan sosial masyarakat.
Brigjen TNI Jamaluddin menegaskan TMMD adalah program strategis TNI AD untuk percepatan pembangunan daerah dan memperkuat kemanunggalan dengan rakyat. Keberhasilan TMMD terlihat dari pembangunan fisik sekaligus kedekatan prajurit dengan masyarakat.
Ia mengapresiasi semangat personel Satgas yang bekerja siang malam tanpa kenal lelah. “Semangat pengabdian di lapangan cerminan nyata bahwa TNI selalu hadir di tengah rakyat,” ujarnya.
Brigjen TNI Jamaluddin berharap hasil TMMD dipelihara bersama agar manfaatnya dirasakan jangka panjang. Ia menekankan, kekuatan TMMD terletak pada kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian seluruh elemen bangsa membangun desa demi masa depan yang lebih baik.





