PENJURU. ID | Jeneponto – Tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) TMMD ke-128 Tahun 2026 yang dipimpin Brigjen TNI Jamaluddin, S.IP., bersama Dansatgas TMMD ke-128 Kodim 1425/Jeneponto Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa dan unsur Forkopimda Jeneponto, meninjau kegiatan penyuluhan wawasan kebangsaan dan bahaya narkoba di SMK Negeri 7 Arungkeke, Desa Arpal, Kecamatan Arungkeke, Kabupaten Jeneponto, Kamis (7/5/2026).
Kegiatan nonfisik tersebut menjadi bagian penting dalam program TMMD, yang tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga pembangunan karakter dan mental generasi muda.

Di hadapan para pelajar, Brigjen TNI Jamaluddin menegaskan bahwa generasi muda merupakan aset bangsa yang harus memiliki disiplin, karakter kuat, dan semangat cinta tanah air.
Ia mengingatkan para siswa agar mampu membentengi diri dari berbagai pengaruh negatif, terutama penyalahgunaan narkoba yang dinilai dapat menghancurkan masa depan generasi penerus bangsa.
Menurutnya, tantangan zaman saat ini semakin kompleks sehingga pelajar dituntut memiliki pemahaman yang kuat tentang nilai-nilai kebangsaan dan persatuan.
Brigjen TNI Jamaluddin juga menekankan pentingnya menanamkan nilai Pancasila, semangat gotong royong, serta rasa persaudaraan sejak dini agar generasi muda tidak mudah terpengaruh paham yang dapat memecah belah bangsa.

Suasana penyuluhan berlangsung antusias. Para siswa tampak aktif mengikuti materi dan berdialog langsung dengan pemateri yang hadir.
Tim Wasev TMMD ke-128 Tahun 2026 pun memberikan perhatian serius terhadap kegiatan tersebut sebagai upaya membentuk generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan bebas dari narkoba.
Melalui kegiatan itu, Brigjen TNI Jamaluddin berharap para pelajar mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing serta membawa pengaruh positif bagi masyarakat sekitar.





