PENJURU.ID | KABUPATEN BEKASI – Menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Bekasi yang akan digelar pada 20 September 2026, atmosfer politik di tingkat desa semakin hangat. Sebanyak 154 desa dijadwalkan mengikuti kontestasi ini. Mengingat waktu pelaksanaan yang tinggal menghitung hari, para kandidat kepala desa (kades) semakin gencar bersosialisasi demi meraih simpati dan suara terbanyak dari warga.
Salah satunya adalah calon kades Sindangsari, Efendi, yang akrab disapa Pepen. Ia terpantau intens menghadiri pertemuan warga di sejumlah lingkungan RT yang diinisiasi oleh para kadernya.
Terbaru, Pepen menghadiri pertemuan yang difasilitasi oleh Haji Iyus di wilayah RT 10/RW 03, Desa Sindangsari, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, pada Kamis (27/8/2026) malam.
Dalam kesempatan tersebut, Pepen menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada tuan rumah serta seluruh elemen masyarakat yang bersedia hadir memberikan dukungan.
“Tanpa doa dan dukungan Bapak dan Ibu sekalian, saya bukan siapa-siapa. Mari kita berjuang bersama-sama,” ujar Pepen di hadapan para pendukungnya.
Mengingat waktu pencoblosan yang tersisa 23 hari lagi, Pepen berpesan kepada seluruh tim pemenangan dan kadernya yang punya jargon “aja watir” untuk menjaga soliditas serta kekompakan. Ia meminta agar segala bentuk perbedaan pendapat di internal kubunya segera dibuang jauh-jauh.
“Jangan sampai kita bisa diadu domba, yang akhirnya memicu kekisruhan di dalam kubu sendiri dan membuat kekuatan kita keropos,” tegasnya.
Pepen juga memastikan bahwa dirinya memperlakukan semua kader dan pendukung secara adil tanpa ada yang mengistimewakan pihak tertentu.”Tidak ada yang saya spesialkan, semua sama di mata saya. Kita jangan mudah terprovokasi. Perbedaan pendapat mari kita selesaikan bersama-sama,” tambah Pepen.
Ia mengaku sangat terharu dan termotivasi melihat besarnya pengorbanan para pendukungnya. Menurut Pepen, ada warga yang rela melepas jabatan hingga meninggalkan garapan sawahnya demi fokus memenangkannya.
“Maka dari itu, di sisa waktu yang tinggal beberapa hari lagi, mari kita rapatkan barisan dan tetap bersatu menuju kemenangan,” pungkasnya.
Acara sosialisasi tersebut ditutup dengan gaungan yel-yel penyemangat. “Siapa kita?” seru Pepen, yang langsung dijawab kompak oleh warga, “Aja watir!”. Pepen kembali menimpali, “Aja watir!”, yang disambut teriakan bergemuruh dari para pendukung, “Menang, menang, menang!”.





