Bukan Sekadar Melayat, Safri Daeng Ngerho Ikut Urus Jenazah Haji Saling hingga ke Pemakaman

PENJURU. ID | JENEPONTO – Kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Jeneponto, Safri, S.Pd., M.Pd., MH Daeng Ngerho. Kehadirannya kali ini bukan sekadar melayat, tetapi juga ikut membantu rangkaian pengurusan jenazah hingga mengantar almarhum ke tempat peristirahatan terakhir.

Safri Daeng Ngerho sebelumnya menghadiri undangan pernikahan anak dari Daeng Joni di Lingkungan Bonto-Bonto, Kelurahan Panaikang, Kabupaten Jeneponto.

Usai menghadiri hajatan tersebut, Safri langsung menuju Dusun Goyang, Desa Allu Taroang, Kecamatan Tarowang, untuk melayat atas wafatnya Almarhum Haji Saling bin H. Bandu, salah satu tokoh masyarakat Kecamatan Tarowang.

Almarhum diketahui merupakan mertua dari Ismail, S.H., salah satu insan media Penjuru yang juga anggota Ormas DPC LAKI Kabupaten Jeneponto.

Namun, kehadiran Safri di rumah duka tidak berhenti pada menyampaikan belasungkawa. Ia turut terlibat dalam rangkaian pengurusan jenazah, mulai dari persiapan hingga proses pemakaman.

Safri juga ikut mengantar jenazah menuju lokasi pemakaman dan mendampingi keluarga hingga prosesi pemakaman selesai. Sikap tersebut dinilai sebagai bentuk kepedulian yang nyata terhadap masyarakat.

“Bagi saya, hadir di tengah masyarakat bukan hanya saat mereka bahagia. Ketika ada keluarga yang berduka, kita juga harus hadir dan membantu semampu kita,” ujar Safri Daeng Ngerho.

Sejumlah warga yang menyaksikan langsung kehadiran Safri memberikan apresiasi. Mereka menilai kepedulian tersebut menunjukkan kedekatan seorang figur dengan masyarakat.

“Figur seperti inilah yang dirindukan masyarakat. Bukan hanya datang melayat, tetapi ikut membantu sampai jenazah dimakamkan,” ungkap salah seorang warga.

Kehadiran Safri Daeng Ngerho dalam prosesi tersebut sekaligus menjadi momentum mempererat tali silaturahmi dan hubungan kekeluargaan dengan masyarakat.

“Silaturahmi harus terus dijaga. Dalam suasana suka kita hadir, dalam suasana duka pun kita harus hadir. Ini bagian dari kepedulian dan rasa kekeluargaan kita sebagai sesama masyarakat Jeneponto,” pungkasnya.

Pos terkait