PENJURU.ID | Probolinggo – Masih ditengah hiruk pikuk Suasana Lebaran, Babinsa Koramil 0820/08 Sukapura, tetap semangat agar selalu dekat dengan masyarakat binaannya, untuk memberikan rasa aman dalam pelaksanaan vaksinasi Covid 19 yang berlangsung di Desa Jetak, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Senin (17/05/2021)
“Persiapan Vaksinasi Covid19, di Desa Jetak, tenaga kesehatan menyediakan dari Puskesmas Sukapura, sebanyak 450 dosis vaksin Astrazeneca yang sediakan sesuai kebutuhan, harapannya bisa terserap oleh warga Desa Jetak, namun karena ada hal sehingga dosis yang di sediakan hanya terserap kurang lebih 90 dosis, tingkat kesadaran dan antusias warga di Desa Jetak kurang, tidak seperti Desa yang lain yang telah melaksanakan Vaksinasi, mungkin karena masih suasana lebaran atau takut divaksin dari jumlah 90 warga yang hadir setelah melalui proses dan ketentuan ada satu orang yang tidak bisa di vaksin dikarenakan faktor Kesehatan, terang,” Dr. Roni.
Turut serta dalam pelaksanaan vaksinasi Covid 19, di Desa Jetak, Kepala Desa Jetak, tenaga kesehatan Puskesmas Sukapura sebanyak 16 orang, Bati Wanwil Koramil 0820/08 Sukapura, Satpol PP Kecamatan Sukapura 2 orang, serta perangkat Desa Jetak Sebanyak 5 orang.
“Sebagai Babinsa, mewakili Danramil Sukapura, sangat berterima kasih kepada masyarakat Desa Jetak yang mengikuti Vaksinasi, masih tetap semangat dan mematuhi protokol kesehatan, dan mendukung program pemerintah dalam pelaksanaan vaksinasi Covid 19, yang merupakan salah satu upaya pemerintah untuk percepatan penanganan dalam memutus mata rantai penularan Covid 19, dalam setuasi apapun merupakan suatu keharusan bagi TNI untuk selalu dekat dengan Rakyat, agar bisa memantau perkembangan serta setuasi di masyarakat, walaupun sudah divaksin jangan sampai lalai untuk tetap disiplin melakukan protokol kesehatan, tetap pakai masker, jaga jarak, serta jangan melakukan mobilitas untuk bepergian jika tidak terlalu penting, ini sudah memasuki musim kemarau tetap jaga lingkungan jangan bakar sampah sembarangan baik dilingkungan rumah maupun diladang, yang bisa menimbulkan kebakaran hutan ataupun lainnya, intinya tetap berhati hati dan waspada sebelum terjadi hal yang tidak kita inginkan, tegas,” Sertu. Setiya.
(Prasojo)





