PENJURU.ID | Probolinggo – Rutan Kraksaan Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur menjalin Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Rumah Sakit Rizani terkait penyediaan dan peningkatan layanan fasilitas kesehatan bagi warga binaan.
Kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memastikan terpenuhinya hak dasar warga binaan, khususnya dibidang pelayanan kesehatan. Senin (26/01).
Karutan Kraksaan, Galih Setiyo Nugroho, menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi bentuk komitmen Rutan Kraksaan dalam memberikan pelayanan yang humanis dan profesional.
“Pemenuhan layanan kesehatan bagi warga binaan merupakan kewajiban yang harus kami pastikan berjalan dengan baik. Melalui kerja sama dengan RS Rizani, kami berharap pelayanan medis dapat diberikan secara cepat, tepat, dan berkelanjutan,” tutur Galih..
Sementara itu, Dokter Nadia, selaku perwakilan dari RS Rizani, menyampaikan kesiapan pihaknya untuk mendukung pelayanan kesehatan bagi warga binaan.
“RS Rizani siap bersinergi dalam memberikan layanan kesehatan, baik pemeriksaan, penanganan medis, maupun rujukan lanjutan, sesuai dengan standar pelayanan kesehatan yang berlaku,” ujar Dokter Nadia.
Dokter Lewita, selaku dokter di Klinik Rutan Kraksaan, menegaskan pentingnya peran medical check up sebagai langkah deteksi dini.
“Pemeriksaan kesehatan secara rutin sangat penting untuk mengetahui kondisi kesehatan warga binaan sejak awal. Dengan deteksi dini, penanganan dapat dilakukan lebih cepat sehingga mencegah risiko penularan penyakit di lingkungan rutan,” tutur Dokter Lewita.
Kerja sama ini sebagai wujud sinergi antar instansi dalam menjamin hak kesehatan warga binaan, sekaligus memperkuat sistem pelayanan yang berorientasi pada nilai kemanusiaan dan profesionalitas.
Melalui perjanjian kerja sama ini, layanan kesehatan bagi warga binaan Rutan Kraksaan dapat berjalan lebih optimal, responsif, dan terintegrasi. Selain itu, kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan warga binaan selama menjalani pembinaan, serta mendukung terciptanya lingkungan rutan yang sehat, aman, dan kondusif.
(Pras)





