PENJURU.ID | Nasional – Front Pembela Islam (FPI) resmi berganti nama menjadi Front Persaudaraan Islam. Pergantian nama tersebut dilakukan melalui Deklarasi Pergantian Nama pada Jumat Kemarin, (08/1/2020).
Hal tersebut dibenarkan oleh Tim Kuasa Hukum Front Persaudaraan Islam, Aziz Yanuar saat dikonfirmasi oleh wartawan Sabtu, (9/1/2020).
“Iya benar sudah deklarasi (kemarin),” ungkap Aziz saat dikonfirmasi hari ini.
Kegiatan deklarasi ditandatangani oleh sejumlah deklarator seperti, Ahmad Shabri Lubis, Awit Mashuri, Abdurrahman Anwar, Qurtubi Jaelani, Maksum Hassan, Muchsin Alatas, Teungku Muslim Attahiri, Umar Abdul Aziz Assegaf, Umar Assegaf, Bagir Bin Syech Abubakar, Hasan Assegaf, Faisa Alhabsy, Muhammad Arif Nur, Alwi Baraqbab, dan Munarman.
Diketahui, dari dokumen yang diterima wartawan Penjuru.id, pada 30 Desember FPI sempat berganti nama menjadi Front Persatuan Islam. Namun, dikarenakan nama tersebut sudah ada dari sebelum kemerdekaan Indonesia, maka diputukan pada hari Jum’at kemarin FPI resmi kembali berganti nama.
Selain itu, di dalam dokumen tersebut terdapat beberapa poin, salah satunya pointnya berbunyi, “dengan mempertimbangakan bahwa nama Persatuan Islam sudah sejak sebelum kemerdekaan Indonesia sudah digunakan oleh orang tua kami, guru guru kami dan saudara kami yang kontribusinya sangat besar dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia dan mempertahankan NKRI,” demikian bunyi poin pertama dalam surat deklarasi tersebut dilihat, Sabtu (9/1/2021)
Mengenai pergantian namanya, FPI sempat meminta pendapat kepada para guru mengingat nama Front Persatuan Islam sudah lebih dulu ada sejak dulu. Alhasil, atas usulan Rizieq Shihab kini FPI resmi berganti nama menjadi Front Persaudaraan Islam.
Nama Front Persaudaraan Islam usul dari beliau (Rizieq Shihab),” ujar Aziz, Selasa (5/1).





