Bertempat di Metro Cilegon, Cluster Metro Garden, hari Minggu 11 Januari 2026, Kelompok yang diawali ngaji bareng berlanjut olah raga bareng, meresmikan nama persatuannya dengan nama Persatuan Tenis Meja GARDA TAHSIN yang dinahkodai oleh H.Ade Mahmud Fauzi.
Sebagai Ketua PTM Garda Tahsin, H.Ade sedikit menceritakan awal terbentuknya Persatuan Tenis Meja “Terbentuknya PTM Garda Tahsin awalnya adalah kelompok mengaji di Cluster Garden yang diinisiatif oleh Ketua DKM Mushola Al-Muhajirin Pa H.Hendra. Saat ngobrol dengan saya ternyata beliau nyambung untuk mengajak bapak-bapak dikelompok Tahsin untuk olah raga bersama. Karena kebetulan di Metro Garden ini ada sarana Tenis Meja, saya usulkan untuk menggunakannya.
“Alhamdulillah, ternyata bapak-bapak di cluster Garden dan Florida menyambut baik dan kami iuran untuk membeli meja baru yang digunakan hingga saat ini. PTM Garda Tahsin sendiri merupakan singkatan Garda itu Garden dan Florida, sedangkan Tahsin adalah awal silaturahmi kami karena memang kelompok Tahsin kami adalah warga Cluster Garden dan Florida. PTM ini dibentuk tidak hanya untuk berolahraga, tetapi juga untuk mempererat ukhuwah, menanamkan nilai disiplin, dan melahirkan atlet tenis meja yang berdaya saing”ungkapnya.
Lanjutnya. Awalnya PTM Garda Tahsin yang latihan hanya 4-5 orang saja namun berkat latihan dari Coach Hendra dan bergabungnya Coach Aep, Alhamdulillah jumlah yang bergabung dan berlatihpun bertambah.
“Sekarang Alhamdulillah jumlah anggota yang bergabung dan berlatih di PTM Garda Tahsin jumlahnya 16 orang. Bahkan ada yang bener bener sudah sepuh, namun karena masih memiliki semangat olahraga yang sangat hebat maka beliaupun tetap rajin berlatih” Tambah H.Ade selaku Ketua PTM Garda Tahsin.
Acara peresmian dihadiri oleh pengurus PTM Garda Tahsin, Ketua RT Pa Pur dan Sekretaris RT Pak Ari, serta warga dilingkungan Garden-Florida. Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Coach Hendra, dan sambutan dari Ketua RT Bp.Pur yang menyampaikan harapan agar organisasi ini dapat menjadi sarana pembinaan atlet berprestasi serta menumbuhkan semangat sportivitas dan kebersamaan.
Dalam sambutannya Pak RT Pur memgatakan, “Smoga PTM ini bisa menjadi wadah sarana olah raga dan silaturahmi antar warga”
Setelah prosesi peresmian, acara dilanjutkan dengan pertandingan perdana yang mempertemukan para anggota PTM Garda Tahsin. Pertandingan berlangsung penuh semangat dan sportivitas, disaksikan langsung oleh pengurus RT dan warga yang hadir. Laga pembuka ini menjadi simbol dimulainya aktivitas resmi PTM Garda Tahsin sekaligus ajang pemanasan bagi para atlet.
Suasana pertandingan tampak meriah dengan sorak dukungan dari para penonton. Meski bersifat persahabatan, para pemain tetap menunjukkan kemampuan terbaik mereka, menandakan keseriusan PTM Garda Tahsin dalam mengembangkan kualitas permainan anggotanya.
Kegiatan peresmian ditutup dengan makan siang bersama dan dengan diresmikannya PTM Garda Tahsin, diharapkan ke depan organisasi ini dapat rutin menggelar latihan, pertandingan persahabatan, serta mengikuti berbagai kejuaraan, baik di tingkat lokal maupun regional. PTM Garda Tahsin juga diharapkan mampu menjadi contoh organisasi olahraga yang solid, berprestasi, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan.





