PENJURU.ID | Probolinggo – Komandan Kodim ( Dandim ) 0820/ Probolinggo Letkol Inf Ribut Yodo Apriantono beserta istri yang juga Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXIV Kodim 0820 Probolinggo menghadiri gelaran
pawai budaya hari jadi ke 667 Kota Probolinggo tahun 2026, Senin (14/9.
Dandim 0820/ Probolinggo Letkol Inf Ribut Yodo Apriantono menyampaikan, gelaran pawai budaya ini menampilkan kreativitas kearifan lokal, warisan budaya tak benda serta partisipasi dari berbagai instansi di Kota Probolinggo.
“Ribuan warga memadati sepanjang jalan protokol untuk menyaksikan puluhan kontingen yang menampilkan ragam busana adat, atribut batik khas daerah, tarian tradisional serta musik khas daerah,” kata Letkol Inf Ribut Yodo Apriantono.
Menurut Dandim, pawai budaya menjadi sarana untuk menampilkan kekayaan seni, tradisi serta kreativitas masyarakat Kota Probolinggo. Di dalamnya tercermin semangat gotong royong, keragamanmdan kebanggaan terhadap identitas budaya daerah.
“Kegiatan ini tidak hanya menjadi tontonan yang menghibur, tetapi juga menjadi tuntunan yang mengajarkan kepada kita semua tentang pentingnya menjaga, menghargai dan melestarikan warisan budaya bangsa,” ujarnya.
Letkol Inf Ribut Yodo Apriantono menambahkan, hari jadi Kota Probolinggo bukan sekadar momentum seremonial, tetapi merupakan wujud rasa syukur atas perjalanan panjang kota yang telah berusia 667 tahun. Usia yang menunjukkan kedewasaan, ketangguhan dan semangat.
Kegiatan ini juga memiliki nilai strategis dalam mendukung sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Pawai budaya menjadi daya tarik bagi wisatawan, baik dari dalam maupun luar daerah untuk mengenal lebih dekat potensi seni, budaya, kuliner, dan kerajinan masyarakat Kota Probolinggo.
“Selain memperkuat identitas dan kebanggaan terhadap budaya daerah, kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,”ungkapnya.
Sementara Wali Kota Aminudin memberikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan pawai budaya ini, khususnya jajaran pemerintah daerah, para sponsor, komunitas seni dan budaya serta seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi.
Kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa keberhasilan membangun dan memajukan Kota tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri. “Semoga sinergi dan kolaborasi yang telah terbangun dapat terus dipelihara dan dikembangkan dengan dukungan, kepedulian serta partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat,” jelasnya.
Lebih lanjut Aminuddin berharap peringatan hari jadi ke 667 Kota Probolinggo dan pawai budaya ini sebagai momentum untuk memperkuat persatuan, menumbuhkan semangat kebersamaan serta meneguhkan komitmen kita dalam membangun Kota Probolinggo yang semakin maju, berbudaya, religius dan sejahtera.
“Mari kita wujudkan semangat “Probolinggo Kota bersolek” bukan hanya dalam wajah kota yang semakin indah dan nyaman tetapi juga dalam kehidupan masyarakat yang semakin rukun, maju, kreatif dan berbudaya,” tuturnya.
(Prasojo)



