PENJURU.ID | Bekasi – Kasus virus Covid-19 di Indonesia terus meningkat, berbagai upaya sudah dilakukan. Bahkan di daerah Bekasi masih sangat membutuhkan tenaga medis untuk menangani pandemi Covid-19 hingga Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi akan merencanakan untuk menarik puluhan pegawai dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) supaya dijadikan petugas medis.
Karto selaku Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Bekasi menuturkan bahwa, di Kota Bekasi kebutuhan petugas medis sudah sangat mendesak untuk membantu penanganan wabah Covid-19.
“Selain menjadi petugas medis, mereka juga wajib menyosialisasikan protokol kesehatan,” ucapnya.
Ia mengatakan terkait pemerintah yang sangat membutuhkan tenaga medis dan Tekonologi Informasi (TI) ternyata lebih banyak daripada sebelumnya. Pegawai tersebut akan ditempatkan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), posko kesehatan di Stadion Patriot Chandrabaga dan The Green Hotel membantu penanganan pasien Covid-19.
Ia menjelaskan mengenai kebutuhan tenaga medis dan beberapa pegawai sudah memenuhi kriteria yang akan dijadikan petugas medis.
“Sudah ada beberapa pegawai yang memenuhi kriteria kita jadikan petugas medis,” ungkapnya.
Karto juga menambahkan, pegawai yang dijadikan petugas medis memang tidak banyak. Namun, puluhan pegawai dari beberapa OPD itu nantinya akan disesuaikan dengan latar belakang pendidikan pegawai di OPD tersebut.
“Sebagian ada yang di RS darurat, posko kesehatan maupun menjadi IT di Dinkes,” ujarnya.
Sementara itu, BKPPD akan menyiapkan dan mencari pegawai di OPD lain apabila Dinkes kedepannya masih kekurangan pegawai untuk menangani kondisi Covid-19 ini.
“Kita akan penuhi ya, dan kita cari agar penanganan oleh Dinkes terhadap Covid-19 dapat menangani secara maksimal,” pungkasnya.
(Wida Deviana)





